Volume Dinilai Tidak Sebanding, Rehab Talaud Desa Banyuanyara Diduga Mark-up Anggaran

  • Whatsapp

TAKALAR, TOPIKTERKINI.ID–Pengerjaan proyek rehabilitasi pembangunan talud di Dusun Tamajannang, Desa Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone, Kab. Takalar, Sul-Sel, dinilai tidak sebanding antara volume pengerjaan dengan nilai besar anggarannya, sehingga menjadi sorotan warga setempat.

Kepada Media ini Sumber mengatakan, bahwa bangunan rehabilitasi talud yang dianggarkan di DD TA. 2020 sebesar Rp. 58.661.000 itu dinilai sangat tinggi anggarannya bila dibandingkan dengan volume pengerjaan yang hanya rehabilitasi saja dengan panjang pasangan 60 meter dengan tinggi 1 meter.

Lanjut sumber mengatakan bahwa batu gunung hanya 2 mobil truk yang digunakan dan pasir diperkirakan hanya 2 truk juga, bila di kalkulasi anggaran yang di gunakan di bangunan tersebut paling tinggi 20 juta saja sudah termasuk ongkos tukan dan pajak kata sumber.

Volume Dinilai Tidak Sebanding, Rehab Talaud Desa Banyuanyara Diduga Mark-up AnggaranDalam hasil pantauan media ini, ditemukan adanya indikasi unsur kesengajaan kecurangan di pekerjaan tersebut sebab papan transparansi informasi anggaran di balik menghadap kedalam pagar rumah, sehingga tidak kelihatan untuk diketahui masyarakat adanya pekerjaan proyek desa yang dikerjakan.

Sekaitan dengan itu, LSM Kajian Dan Analisa Jaringan Independen Ramli Sahar meminta kepada APH untuk turun lapangan melakukan penyelidikan terhadap proyek rehabilitasi yang diduga Mark-up anggaran, membuat dalam waktu dekat, akan segera melaporkan secara resmi ke penegak hukum.

PLt Kepala Desa Banyuanyara Bohari, SE, yang berusaha ditemui di ruang kerjanya 2/7/2020, namun tidak berhasil, salah satu aparatnya mengatakan, Plt sedang berada di ruangannya namun ketika awak media mengecek, ruang kerjanya lagi sedang kosong.

(Hamzar Siriwa).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *