Tanpa Diberhentikan Bupati, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Surulangi, Abd.Haris Dg.Toro, Diusulkan Menjadi Imam Lingkungan Makammu 1 Oleh Lurah Bulukunyi

  • Whatsapp

Lurah Bulukunyi, Nasaruddin Daud S.Sos

Takalar Topikterkini.id, Seorang lurah seharusnya yang berlatar belakan pendidikan sarjana ilmu pemerintahan sehingga dalam mengemban tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat senantiasa dan tetap berpedoman kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, karena tanpa itu, bisa saja hanyut dengan desakan masyarakat

Seperti lurah bulukunyi kecamatan polombangkeng selatan kabupaten takalar sulawesi selatan, Nasaruddin Daud karena bukan sarjana ilmu pemerintahan sehingga tidak mengetahui kalau ketua badan permusyawaratan desa (BPD) dilarang regulasi menjadi calon imam
Terlebih jika dipengaruhi masyarakat tertentu yang ambisi keinginannya terpenuhi, lurah yang dangkal pengetahuannya tak bisa memberikan jawaban yang sesuai keculai ikut arus saja

Sebut saja pencalonan imam lingkungan makammu 1 kelurahan bulukunyi pengganti imam yang meninggal seperti beberapa kali diberitakan media ini sebelumnya bahwa pada saat musyawarah proses pencalonan imam lingkungan dipimpin camat polombangkeng selatan, H.Edy Badan bertempat dimasjid dekat pasar bulukunyi, sempat ricuh karena 2 orang yang dicalonkan, seorang ketua BPD sehingga diprotes warga
Namun seorang simpatisan ketua BPD keberatan dan berkoar minta musyawarah dibatalkan, ironisnya camat Edy Badan meninggalkan podium

Beberapa masyarakat kelurahan bulukunyi sangat menyayangkan keputusan camat saat itu meninggalkan tempat karena seharusnya hari itu memberikan pengertian masyarakat bahwa seorang anggota BPD, ada regulasi yang tidak mempebolehkan rangkap jabatan, kepala desa atau perangkat desa terlebih Abd.Haris Dg.Toro ketua BPD didesa lain

Atas desakan Dg.Bonto seorang diri musyawarah dibatalkan hari itu kemudian camat menyerahkan sepenuhnya prosese pencalonan imam
Konyolnya kata masyarakat makammu 1 karena lurah, Nasaruddin Daud lebih dangkal lagi pengetahuannya hingga melakukan upaya pencalonan diluar ketentuan yang berlaku ibaratnya diprediksi ingin memenuhi hasratnya menjadikan imam Abd.Haris Dg.Toro

Prediksi demikian muncul bukan tidak beralasan, sebelum melakukan musyawarah yang kedua kalinya di ruangan pertemuan lurah setempat, buluknyi tidak jauh dari kantor camat polombangkeng selatan, Topikterkini.id sempat menemui lurah, Nasaruddin Daud diruang kerjanya seraya mengaku menyerahkan penuh kepada ketua LPM kelurahan setempat
Sementara diketahui kalau ketua LPM, H.Nojeng besanan dengan Dg.Bonto pendukung Abd.Haris Dg.Toro

Namun pada musyawarah kedua tetap Abd.Haris Dg.Toro terkesan dipaksakan menjadi imam hingga gagal lagi

Kemudian belakangan seorang warga kelurahan bulukunyi menginformasikan terdapat pendukung ketua BPD berusaha mengunjungi rumah warga satu per satu memgumpulkan tanda tangan untuk dijadikan dasar dukungan Abd.Haris diusulkan menjadi imam

Dan kini kata warga tadi itu, usul lurah mencalonkan Abd.Haris, sudah berjalan dan kini tinggal menunggu pengesaha dari camat setempat

Lurah bulukunyi, Nasaruddin Daud S.Sos yang dikonfirmasi ulang Topikterkini.id 02/03 sekitar 07.40 via ponselnya mengaku seorang diri Abd.Haris Dg.Toro diusulkan karena tidak ada lagi calon lain

Soal jabatan Abd.Haris sebagai ketua BPD, sudah mengundurkan diri dan sudah ada penggantinya

Dikatakan tanpa sk pemberhentian dari pejabat yang berwenang, ketua BPD sudah dinyatakan berhenti lewat pengunduran darinya

Perihal penggalangan tanda tangan dari rumah kerumah sebagai bentuk dukungan Abd.Haris Dg.Toro diusulkan ke camat, diakui Nasaruddin Daud S.Sos dari panitia

Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *