Takalar Jadi Pusat Pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia tahun 2021

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, 17 puskesmas dan posyandu di takalar secara serentak melaksanakan imunisasi dalam rangka pekan imunisasi dunia yang jatuh pada 24-30 April 2021.

Keterlibatan puskesmas dan posyandu adalah dalam rangka memaksimalkan pekan imunisasi dunia (PID) di takalar sebagai kabupaten yang terpilih menjadi pusat pelaksanaan imunisasi tingkat sulawesi selatan.
Kepala dinas kesehatan kabupaten takalar, dr.Hj.Rahmawati mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah merupakan moment penting dan pertama kalinya sehingga pekan imunisasi dunia serentak dimaksimalkan pelaksanaannya yang lokusnya di puskesmas towata

Kegiatan tersebut katanya adalah launching pekan Imunisasi dunia menjadi salah satu agenda untuk mensukseskan PID di takalar.

Ketua tim penggerak PKK takalar, Dr. Hj. Irma Andriani, S.Pi, M.Si hadir melaunching dan memberikan imunisasi secara simbolis kepada tiga balita yang disaksikan oleh perwakilan WHO, perwakilan unicef dan tim imunisasi dinas kesehatan provinsi sulawesi selatan di kantor desa lassang barat kecamatan polongbangkeng utara.

Hj.Irma Adriani mengatakan bahwa pekan imunisasi, juga harus menjadi pekan evaluasi imunisasi yang dilakukan selama ini untuk masyarakat.

Kemudian Hj.Irma berharap melalui imunisasi ini menjadi upaya menjaga generasi masa depan agar senantiasa menjadi kuat dan tetap sehat.

Dikatakan Hj.Irma bahwa jika pelayanan dasar seperti imunisasi ini berjalan maksimal dan efektif, maka secara optimis kabupaten takalar bisa menjadi kabupaten yang zero stunting

Kepada para kader posyandu dan dinas kesehatan sebagai garda terdepan hendaknya berperan aktif dalam memonitor posyandu demi menjaga indeks kesehatan masyarakat.

Sementara itu, kepala seksi surveylance imunisasi dinas kesehatan sulawesi selatan mengaku salut karena ditengah pandemi covid, pelayanan esensial seperti imunisasi tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ingat dan harus menjadi perhatian bersama bahwa anak-anak generasi kedepan tidak boleh ditinggalkan imunisasinya untuk memastikan imunitas balita tetap terjaga, Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *