Soal Tanah Kebun Beralih Ke HASNAH, DG.PATE Berusaha Berjihad Agar Tanah Kebun Yang Dibeli Dari DG.DJUNA 38 Tahun Silam, Bisa Di Kuasai Kembali

oleh -82 views

 

TOPIKTERKINI.ID – GOWA, Tanah kebun yang luasnya 6.500M2, terletak di Dusum Bulupo’rong Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, sejak dibeli DG.PATE dari DJUNA Ben BENTJONG warga Dusun Bulueng Desan Rappoala pada tahun 1981, dikuasai secara terus menerus dibuktikan dengan secara teratur membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB)

Sebagaimana diberitakan TOPIKTERKINI beberapa kali sebelumnya bahwa persoalan tanah kebun menjadi kisruh ketika perempuan HASNAH anak dari DG.BACO mempersoalkan ke pemerintah setempat bahwa tanah kebun tersebut adakah miliknya yang dipegang gadai DG.PATE
Tetapi DG.PATE mengatakan bahwa walau tidak ada bukti transaksi jual beli ketika itu tetapi karena sangat jelas dibeli dari DG.DJUNA Bin BENTJONG dibuktikan dengan surat rincik atas nama DJUNA Bin BENTJONG sendiri sehingga DG.PATE tidak setuju tanahnya dikuasai HASNAH sebelun mempunyai kekuatan Hukum tetap

Terlebih transaksi jual beli DG.DJUNA dengan DG.PATE diketahui sejumlah keluarga DG.DJUNA sehingga tak satupun yang berniat menggugat apalagi melakukan, kecuali HASNAH ahli waris DG.BACO bukan ahli waris DG.DJUNA

DG.PATE mengaku mengikuti mediasi di tingkat RT dan RK, tetapi kedua Pejabat Pemerintah terendah masing masing menyimpulkan kalau tanah tersebut adalah hak milik DG.PATE
Tetapi smuanya menjadi lain ketika persoalan tersebut ditangani kepala dusun Bulupo’rong, DG.TEPU, bukan hanya tanah yang diambil HASNAH tetapi juga tiga batang pohon nangka ditebang serta 3 rol kawat, juga hilang, kata DG.PATE

DG.PATE pun berupaya agar persoalan yang menimpa dirinya, dapat digelar di Kantor Desa, namun Kepala Desa Rappolemba, Muhammad Hamri mensyaratkan pengantar dari Kepala Dusun, sementara Kepala Dusun sudah memutuskan pemilik tanah berganti dari DG.PATE kepada HASNAH

Kecelakaan yang dialami DG.PATE, sudah beberapa kali diberitakan TOPIKTERKINI
dan sesuai prinsip kerja para wartawan adalah menjunjung tinggi kejujuran, maka kemudian pada 11 November 2019 wartawan berangkat ke dataran tinggi Kabupaten Gowa tepatnya Desa Rapppolemba untuk mengkonfirmasi langsung ke pihak korban yaitu DG.PATE, Kepala dusun, DG.TEPU dan Kepala Desa, Muhammad HAMRI

Kapala Dusun Bulupo’rong, DG.TEPU via ponselnya saat dikonfirmasi TOPIKTERKINI mengaku tanah tersebut dikuasai DG.PATE selama 38 tahun namun sifatnya hanya dipegang gadai tetapi setelah HASNAH berhasil menebus tanah tersebut harus diserahkan kepada HASNAH
Namun kemudian DG.TEPU tidak
menerima baik pemberitaan TOPIKTERKINI, kemudian mengirim dua kali surat somasi masing masing tanggal 24 dan 28 November 2019
Dalam somasi tersebut TEPU tidak mempersoalkan substansi masalah yaitu Tanah milik Pate diduga diambil paksa oleh HASNAH, kecuali mempersoalkan diksi “Kayak Hakim” atau “Ala preman jalanan.”

Sesungguhnya DG.TEPU sadar bahwa pemberitaan tentang permasalahan yang di derita DG.PATE adalah sebuah karya jurnalistik sesuai yang diatur kode etik jurnalistik yaitu kejujuran, yaitu sesuai fakta bukan asumsi dan dilakukan sesuau kaida jurnalistik benar dan baik.

Pemberitaan penderitaan DG.PATE, tidak dibantah DG.TEPU, karena memang itu sebuah fakta dilapangan bahwa tanah yang dikuasai DG.PATE 38 tahun berturut turut, kini sudah dikuasai HASNAH, kecuali hanya mempermasalahan diksi atau pilihan kata.

Oleh karena itu DG.TEPU 2 kali mengirimkan surat SOMASI masing masing tanggal 24 dan 28 November 2019 yang pada intinya kata kata TOPIKTERKINI, keliru, sehingga DG.TEPU minta TOPIKTERKINI menyampaikan permohonan maaf

Permohonan maaf tersebut sudah disampaikan melalui TOPIKTERKINI terbitan Ahad 24 November 2019

Sedangkan dua kali surat somasi tanggal
24 dan 28 November 2019, juga kami hargai dan hari ini tanggal 03 Desember 2019, fhoto surat SOMASI tersebut, kami tempel untuk dibaca dan diketahui publik

Penulis : Maggarisi Saiyye

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *