Soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Ko’mara, Mantan Plt.Kepala Desa, Yang Tau Bukan Dirinya, Tetapi Sekretaris Desa

oleh -719 views

 

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR, Setelah diberitakan dugaan penyalahgunaan Dana Desa Ko’mara Kecamatan Polombangkeng Utara, akhirnya mantan Plt.Kepala Desa, Muh.Ruslin kepada TOPIKTERKINI via ponselnya 07/01 megaku tidak enak karena yang tau proses penggunaan Dana Desa Ko’mara, adalah Sekretaris Desa, bukan dia

Oleh karena itu lebih jelasnya katanya menghubungi saja Sekretaris Desa

Dari jawaban Sekdes, DG.SASSA yang juga via ponselnya hari itu hanya satu penggunaan Dana Desa yang dijawab yakni anggaran pembangunan rumah jabatan Kepala Desa, yang benar katanya hanya Rp.83juta, bukan Rp.120 juta
Tetapi realisasi bangunan berupa gambar yang di tunjukkan di media online oleh sumber mengatakan menghabiskan anggaran maksimal Rp.50juta, namun kalau pembaca tidak yakin oleh masyarakat desa, mohon diperhatikan gambar di media ini

Ironis karena yang ditanggapi Sekdes, hanya untuk pembangunan rumah jabatan, sedangkan Rp.900 juta lebih Dana Desa untuk fisik, sampai 03 Januari 2020 hanya kurang Rp.100juta yang mampu dipertanggung jawabkan mantan Plt.Kepala Desa
Seperti diakui Kepala Desa yang baru, Mapparessa dikediamannya baru baru ini bahwa yang diserahkan mantan Plt.Kepala Desa setelah tahun baru 2020,
hanya kendaraan pengangkut sampah, kendaraan dinas roda dua, TV, sound sistim, laptop dan kulkas ditambah bibit nanas tetapi tidak lebih dari mubazzir karena tidak diminati masyarakat

Sumber merinci rencana penggunaan
Rp.900 juta Dana Desa seperti dibawah ini ;
Rp.20 juta untuk rehabilitasi kantor
Rp.30.000.000,- pengadaan kendaraan dinas roda dua,
Rp.10.000.000,- untuk dua buah AC,
Rp.10.000.000,- untuk 2 buah kursi putar, Rp.2.500.000,- untuk 5 buah kursi kerja, Rp.3 juta untuk pengadaan kamera digital
Rp.5 juta untuk pengadaan 2 buah printer, Rp.6 juta untuk 4 buah meja kerja,
Rp.1.500rb untuk hardisk/flaahdisk,
Rp.16 juta untuk 2 buah laptop,
Rp.2.500rb untuk 1 buah kulkas
Rp.4 juta untuk satu zet sound sistem, Rp.5 juta untuk 1 buah TV
Rp.1.590.184,- peralatan dapur 1 paket
Rp.24 juta untuk pembangunan taman baca,
Rp.35 juta untuk pengadaan kendaraan pengakut sampah,
Rp.10 juta untuk pengelolaan informasi desa/ pengadaan internet
Rp.20 juta untuk penanganan keadaan mendesak
Sedangkan dalam RAB pembangunan rumah jabatan kata sumber tertulia
Rp.120 juta tetapi diakui Sekdes hanya Rp.83juta (Red) bersambung

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *