SMP Negeri 1 Takalar Diduga Lakukan Pungli Pada Penerimaan Peserta Didik Baru

oleh -195 views

TOPIKterkini.id – Dana BOS yang digolontorkan Pemerintah setiap tahunnya masing masing kepada:

  1. SD sebesar Rp800.000,-
  2. SMP sebesar Rp1.000.000,-
  3. SMA sebesar Rp1.400.000,-
  4. SMK sebesar Rp1.600.000,- dan
  5. SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB

Sebesar Rp 2.000.000,- masing masing per satu peserta didik setiap tahun kepada seluruh jajaran pendidikan di Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke, Namun tidak semua Kepala Sekolah menjadi puas dengan besaran uang yang dikelola

Sebutlah misalnya SMP Negeri 1 Takalar Sulawesi Selatan menerima
Dana BOS kurang lebih Rp.1 M tetapi oleh Romy Hasan Baso sebagai Kepala Sekolah belum puas dengan besaran itu sehingga masih tetap berusaha meraut keuntungan diluar dari Dana BOS

Oleh karena itu berpikir dan merancang sistem seperti apa yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan uang lebih besar

Sistem yang dirancang kemudian diaplikasikan dengan mengumpulkan orang tua siswa melalui panitia seperti diberitakan sebelumnya per siswa diminta mengoceh saku orang tuanya sebesar Rp. 325.000,- dengan rincian :

  1. Rp.150.000,- digunakan membeli
    satu pasang baju kaos olahraga
  2. Rp.20.000,- untuk pembeli topi satu
    buah
  3. Rp.20.000,- untuk papan nama dua
    lembar
  4. Rp.15.000,- untuk membeli lambang
    lokasi dua lembar
  5. Rp.20.000,- untuk dasi satu lembar
  6. Rp.15.000,- lambang kelas 2 lembar
  7. Rp.85.000,- untuk baju batik siswa

Dikali 200 saja siswa, panitia berhasil mengumpulkan rupiah mencapai angka Rp.65.000.000,- apalagi kalau jumlah siswa lebih dari 200

Panitia bersama Kepala Sekolah hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi

Penulis : Muhammad Rusli Ronrong

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *