Setelah masuk Top99 KIPP 2020, Kemampuan Berinovasi Aparatur Daerah Kabupaten Takalar Diakui Oleh Kemenpan RB

  • Whatsapp

Dua hari lalu, Bupati Takalar akan mempresentasikan inovasi pemberdayaan masyarakat ‘pendekar togammara’ singkatan dari pemberdayaan kader kelompok tanaman obat keluarga masyarakat malewang sejahtera
Kegiatan inovasi ini dirintis pada bulan april 2018 oleh petugas kesehatan tradisional puskesmas plombangkeng utara, Ibrahim Syamsuddin, SKM, M.Adm.Kes selaku inovator dan setahun kemudian (2019) telah terasa hasilnya, dimana 85% masyarakat kelurahan malewang telah merasakan manfaat tanaman obat.
Keberhasilan tersebut mengantarkan puskesmas polongbangkeng utara dan masyarakat malewang meraih berbagai prestasi, diantaranya juara I lomba pemanfaatan toga tingkat provinsi selawesi selatan, puskesmas polombangkeng utara meraih akreditasi utama dan mengantarkan kabupaten takalar meraih predikat tertinggi kabupaten sehat Swasti Saba Wistara, semuanya ditahun 2019.
Kerja ikhlas dan ketulusan kader toga melayani masyarakat mendatangkan kabar gembira dengan masuknya inovasi pemberdayaan kader ‘Pendekar Togammara’ Top 99 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2020 yg diselenggarakan oleh Kemenpan RB RI.
Inovasi Pendekar Togammara masuk Top 99 setelah menyisihkan 2500 proposal inovasi dari kementerian, kelembagaan, provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia.
Upaya mengangkat marwah kabupaten takalar, tidak berhenti sampai disini karena masih akan bersaing dengan 98 inovator lainnya menuju Top 45 KIPP 2020.
Salah satu point penilaian yang utama adalah presentase dan wawancara yang dibawakan langsung oleh kepala daerah, dalam hal ini Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta, S.Pt,MM.
Presentase dan wawancara ini sesuai jadwal dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2020, bertempat di Baruga Imanindori, kantor Bupati Takalar, pukul 11.30 WIB.
Kemampuan sumber daya manusia di Kabupaten Takalar berinovasi tidak bisa dipandang sebelah mata karena pada tahun sebelumnya (2018) kab.takalar pernah masuk Top 99 dua sekaligus, yakni inovasi Papa Sehat dan Inovasi Buah Sabar.
Tentunya prestasi ini juga perlu mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah terkhusus kepada inovator, agar lebih banyak yg termotivasi untuk berinovasi

Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *