Setelah H.Syamsari Menjadi Bupati, Alat CTscan Yang Sudah Lama Ditunggu Masyarakat, Akhirnya Hadir Juga

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, 3 tahun H.Syamsari menjadi bupati takalar tak kurang diterpa penilaian negatif, tetapi bukan berarti tak diakui membawa perubahan positif.

Seperti misalnya dua puskesmas masing-masing ; puskesmas palleko kecamatan polombangkeng utara dan puskesmas bontolebang kecamatan galesong utara, ditingkatkan fungsinya menjadi rumah sakit ditambah dengan membangun puskesmaa baru menjadi dua puskesmas di desa bontomangape kecamatan gelesong

Belum lagi alat computerized tomography scan (CT scan) atau computerized axial tomography scan (CAT scan) yang sudah lama ditunggu masyarakat kehadirannya di rumah sakit umum H.Padjonga Dg.Ngalle hingga pada januari 2021 kabupaten takalar dibawa kendali H.Syamsari, akhirnya alat pemeriksaan medis yang memiliki
kombinasi teknologi Rontgen atau sinar-X dan sistem komputer khusus untuk melihat kondisi dalam tubuh dari berbagai sudut dan potongan, hadir juga.

Dengan kehadiran alat pemeriksaan medis tersebut menjadikan psien yang harus diperiksa dengan alat moderen itu, tidak lagi mesti dirujuk ke makassar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Betapa tidak, gedung Instalasi radiologi yang pembangunannya rampung akhir tahun 2020, diresmikan bupati takalar 11 januari 2021, dihadiri para anggota forkopimda, dirut RSHPN, kadis kesehatan, para kepala RS di takalar serta para kepala puskesmas.

Sejak mengawali tugasnya sebagai bupati 3 tahun silam, sejak itu pula H.Syamsari ingin pasien yang harus diperiksa alat CT scan tidak lagi kemakassar, alahamdulillah terwujud

Persoalannya katanya di era globalisasi, RS dituntut meningkatkan kinerja dan daya saing sebagai badan usaha kesehatan dengan tidak mengurangi misi sosial yang di bawanya.

Oleh karena itu, RS harus diisi dengan SDM yang handal dan ditunjang dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, memiliki daya saing yang saat ini sudah terwujud sehingga ke depan bisa bersaing dengan RS swasta.

H.Syamsari berharap RS H.Padjonga Dg.Ngalle, terus ditata dengan baik, karena pemerintah kabupaten terus memfasilitasi alat kesehatan yang bertekhnologi yang semuanya disiapkan dalam rangka diagnosis yang bagus pada penyakit reguler yang sudah ditangani dan juga mengantisipasi adanya pengorbit yang bisa memperkuat virus corona di dalam tubuh pasien.

Selain itu katanya diupayakan untuk lebih maksimal dalam diagnosisnya, selain memperhatikan saran dan kritik pada orang-orang yang betul-betul bekerja
Optimal, dimanej sedemikian rupa.

Fungsi aparat, konsentrasi saja pada pengembangan daya saing, semoga dengan cara itu, terus berbenah dan menjadikan RSUD padjonga Dg. Ngalle sebagai kebanggaan bersama.

Sementara itu, Dirut RSHPDN takalar, dr. H.Asriady Ali, mengatakan bahwa dengan hadirnya satu alat canggih lagi di RS yakni CTscan, RSHPDN tidak lagi merujuk pasien struk atau pasien CTscan lainnya ke RS makassar.

Atas saran bupati kata dr Asriady, pihak rumah sakit dibawa kendalinya berjanji akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Peresmian Gedung instalasi Radiologi dirangkaikan dengan penyerahan piagam  penghargaan oleh bupati kepada 5 pegawai RSHPDN atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini (Red)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *