Seseorang Yang Bukan Ahli Waris, Berusaha Menguasai Sebagian Tanah Milik Basse Dg.Te’ne

  • Whatsapp

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR, Basse Dg.Te’ne warga Lingkungan Baba’ Baru Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, dikediamannya 27/01 kepada TOPIKTERKINI mengaku sebagian tanah miliknya terancam dikuasai Hj.Baralia Dg.Sompa warga Kota Makassar tanpa kehendaknya.

Alasannya adalah satu truk batu gunung milik Baralia sejak 23/01 sekitar pukul 01.30 wita sudah dibawa ke tanah Basse dalam pengawalan H.Misi Dg.Ngeppe warga Lingkungan Baba’ baru Kelurahan Bontokadatto
Alasan lain sebagian tanahnya terancam diambil alih oleh Baralia adalah pada 26/01 sekitar pukul 01.30 wita seorang warga setempat yang sangat ditakuti di Kelurahan Bontokadatto mendatangi Basse dirumahnya melakukan bujuk rayu hingga berdurasi 2 jam agar Basse bersediah memberikan sebagian tanahnya kepada Baralia, karena walau Dg.Te’ne tetap bertahan, Baralia pun nekat membangun rumah, kata Dg.Te’ne menirukan pernyataan lisan warga yang ditakuti itu.

Namun Basse tetap pada pendiriannya kecuali melalui proses peradilan dan sudah mempunyai kekauatan hukum tetap.

Karena di Republik ini kata Dg.Te’ne, tak seorangpun yang diperbolehkan sewenang wenang terlebih memaksa mengambil harta orang lain tanpa kehendak pemiliknya

Senin 27/01 di Lingkungan Baba baru, dia mengatakan bahwa Baralia bersama H.Misi Dg.Ngeppe pada 23/01 membawa batu gunung dengan maksud mendirikan rumah diatas tanah miliknya, namun perempuan tua tersebut tetap kebertan jika tanahnya diambil oleh siapapun juga

Alasan Dg.Te’ne keberatan adalah karena tanah tersebut yang terletak dalam Lingkungan Baba Baru Kelurahan Bontokadatto dalam penguasaannya sejak tahun 1950 saat ayahnya, Dg.Mannu masih hidup dan sampai sekarang tidak pernah berpindah tangan

Kepada TOPIKTERKINI, Dg.Te’ne mengaku tanah miliknya yang luasnya 1070 meter telah dibagikan kepada 3 anaknya masing masing ; 282 meter kepada Nasrullah Binti Basse, 396 meter kepada Narwin Binti Basse dan 392 meter kepada Nursinah Binti Basse

Narwin seorang ahli waris Dg.Te’ne, mengatakan bahwa tanah yang d√¨tempati bersama dua orang saudaranya masing masing sudah punya alas hak berupa SERTIPIKAT
Hingga berita ini di publis, Baralia belum berhasil dikonfirmasi

Tetapi Lurah Bontokadatto, Sikki, yang dikonfirmasi via ponselnya baru baru ini membenarkan fenomena tersebut sehingga untuk memperjelas letek persoalannya, ia berjanji akan mengambil langkah langkah yang tepat sebagai upaya mencegah kemungkinan terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki (Red)
bersambung

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *