Semoga Janji Syamsari Bayar TPP Bisa Ditepati

  • Whatsapp

TAKALAR, TOPIKterkini.id – Tambahan Penghasilan Pegawai di Takalar Sulawesi Selatan, selama usai disahkan DPRD setempat akir Desember 2017, selama itu juga menjadi perbicangan risau bagi yang berhak menerima.

Persoalannya oleh Pejabat berkompeten tidak memiliki sifat baik serta tidak menunjukkan jati dirinya sebagai pemimpin yang wajib mengayomi bawahannya, kata beberapa ASN yang tidak mau disebut jati dirinya. Sementara DPRD yang punya legitimasi mendorong Pemerintah untuk membagi TPP justeru nyaris semuanya diam, kuat dugaan kebanyakan sudah tersanderah dengan kepentingan memperbesar ekonomi.

Betapa tidak kata beberapa ASN bahwa penundaan pembayaran TPP adalah sesuatu yang tidak bisa ditoleransi Anggota DPRD yang terhormat. Seperti beberapa kalai dikatakan Ketua Komisi II DPRD Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sulaeman Rate bahwa TPP merupakan kewajiban Pemerintah menyerahkan kepada yang berhak menerima. Kepada TOPIKterkini berulang ulang kali Ketua Fraksi PKS mengatakan bahwa tidak ada alasan TPP tidak dibagi sehingga kalau tidak dibagi maka itu sudah merupakan bentuk kezholiman.

Namun kerisauan yang bercampur dengan jeritan hati calon penerima TPP sudah berubah menjadi senang dan gembira setelah mengetahui Bupati Syamsari sudah berjanji dihadapan Wakil Rakyat pada rapat paripurna LKPJ baru baru. Janji Syamsari kata Anggota PANSUS LKPJ, Sulaeman Rate seperti ini ;
TPP tetap ada atau tidak kemana mana oleh sebab itu akan dibayarkan nanti. Sehingga dengan demikian kalau Syamsari tidak mau disebut Bupati ngobral janji maka dapat dipastikan TPP benar akan dibagi, tambah ASN

Hanya saja Maya Taufiq Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Takalar sebagaimana berulang ulang kali diberitakan media ini bahwa TPP tersebut sudah lama dibagi kepada OPD masing diperkuat Kepala Dinas Kebersihan, A.Rijal Mustamin bahwa saat pembahasan perubahan APBD 2018 seperti diberitakan sebelumnya mengaku kebagian Rp400jt, hanya tidak tau asal uang karena Sekretaris Daerah, H.Arsyad hanya mengatakan ada uang tambahan, silahkan buatkan RKA masing masing

Ketua PWI Takalar, Maggarisi Saiyye yang dimintai sikapnya baru baru ini mengatakan bahwa kalau seorang Bupati sudah berjanji, maka sesuatu yang tidak bisa lagi diragukan, rakyat biasa saja katanya jarang sekali ingkar janji kecuali betul betul tidak punya kemampuan, janjinya biasa tertunda, tetapi kalau Bupati, tidak ada kendalanya terlebih persoalan TPP lebih tidak berkendala lahi karena hanya memerintahkan pembayaran sehingga Maggarisi mengaku optimis janji Bupati akan ditepati. Tetapi kalau itu belum juga ditepati, Maggarisi mengatakan itu peran DPRD sebagai lembaga yang punya legitimasi mendorong Pemerintah agar bisa berbaik hati.

Dikatakan bahwa anggota DPRD itu memiliki hak interpelasi, hak angket dan hak menyatakan pendapat sehingga yang menyebabkan TPP tidak dibagi kenapa hak itu tidak diperlakukan. Terlebih Ketua DPRD, H.Jabir Bonto mengatakan bahwa sesuatu yang sudah disahkan DPRD untuk kegiatan kemudian dialihkan untuk kegiatan lain, maka wajib hukumnya di kembalikan ke DPRD untuk dibahas dan setau Maggarisi Saiyye anggaran ini tidak pernah dikembalikan ke DPRD untuk dibahas sehingga pengakuan Bupati anggaran TPP itu ada, dapat juga dipercaya

Dikatakan Maggarisi Saiyye bahwa
otang orang yang dipilih rakyat duduk dikursi DPRD diharapkan bisa merasakan apa yang dirasakan ASN karena ASN tersebut adalah bagian dari rakyat, jangan justeru kompromi dengan penyalahgunaan keuangan sebagai upaya Takalar kedepan jauh lebih baik dari tahun ini

Penulis : Hamzahr Siriwa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *