Sekdis Pendidikan Provinsi, Tidak Mengharuskan, Hanya Memfasilitasi Mensosialisasikan, Penyelenggara BIMBEL Tinggal Menunggu Waktu Dana BOS Tahap Pertama Cair, Akan Mengumpulkan Rp250rb/Siswa Kelas XII

  • Whatsapp

Aneh, kepala cabang dinas wilayah takalar-jeneponto tak tau

Takalar Topikterkini.id, Jelang ujian nasional siswa kelas XII SMA/SMK negeri swasta tahun 2021 seperti diberitakan media ini sebelumnya, pada selasa 16/02 di takalar, muncul penyelenggara kegiatan bimbingan belajar bersama ketua MKKS dengan peserta para kepala sekolah, melakukan pertemuan diruangan pengawas cabang dinas pendidikan wilayah takalar-jeneponto, tetapi aneh karena kepala cabang dinas, Syaiful Amsi ketika dikonfirmasi sebelumnya mengaku tak tau

Dikiranya penyelenggara bimbingan belajar (bimbel) saat itu adalah pejabat dinas pendidikan provinsi, tetapi ternyata diketahui dia adalah pengusaha sehingga tidak salah kelau lebih dominan mencari keuntungan besar

Bisa dibayangkan kata sumber kalau Rp250rb/siswa, hasilnya ibarat membumbung seperti roket, ukurannya adalah di takalar saja siswa mencapai angka diatas 2000 kalau itu dipukul rata samadengan Rp500jt

Sedangkan untuk sulawesi selatan 20 kabupatan lainnya mencapsi 40.000 siswa dikali Rp250rb kalau ini menjadi kenyataan, dalam kurun waktu satu tahun penyelenggara berhasil mengumpulkan rupiah diatas Rp10M

Informasi yang dihimpun Topikterkini.id menyebutkan bahwa kegiatan tersebut difasilitasi Sekretaris Dinas Pendidikan provinsi, menjadikan kepala sekolah di takalar menurut informasi hanya dua yang menolak, yang lainnya sepakat karena disinyalir was-was akan risikonya?

Oleh karena itu pula membuat pertemuan hari itu menurut sumber Topikterkini.id, berlangsung lancar hingga dituangkan dalam bentuk MOU menetapkan Rp250rb/siswa kelas XII besaran pembayaran dibiayai dana BOS tahap pertama tahun ini

Dikatakan sumber bahwa walau semua orang wajib menuntut kebutuhan dunia seakan untuk hidup selama-lamanya, tetapi jangan juga lupa menuntut untuk kepentingan akhirat seakan untuk mati esok

Artinya kata sumber adalah seharusnya pihak penyelenggara tidak memukul rata atau memperlakukan kepada siswa secara umum karena bukan tidak mungkin ada juga siswa begitu tamat langsung bekerja di perusahaan-perusahaan; Alfamar misalnya atau semacamnya, Indomar dan lain-lain

Juga bukan tidak mungkin nanti siswa didaerah begitu tamat tidak melanjutkan pendidikan atau memilih turun kesawah, bertani atau berkebun karena faktor keterbatasan kemampuan orang tuanya

Semuanya ini kata sumber harus lebih awal menjadi analisis penyelenggara Bimbel atau paling tidak pihak MKKS memberikan pertimbangan supaya bisa meminimalisir/memperkecil kemungkinan angka kerugian keuangan negara yang berpeluang ditimbulkan, jangan terlalu kebanyakan mengejar keuntungan

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang disebut-sebut memfasilitasi penyelenggara Bimbel, ketika dikonfirmasi Topikterkini.id 23/02 via whatsAppnya, H.Hery Sumiharto, mengaku seraya menulis seperti dibawah ini ;
Heri Sumiharto, tidak mengharuskan sekolah, tetapi tergantung dari sekolah pak …kami (Sekdis) hanya menfasilitasi semua pihak2 yg ingin mensosialisasikan apapun bentuknya sepanjang utk peningkatan mutu ….dan dinas pendidikan tdk mengharuskannya sekolah utk memilih tapi mereka sendiri yg menetapkan sepanjang hal itu dianggap suatu kebutuhan di sekolahnya

Menyikapi jawaban Sekdis pendidikan provinsi sulawesi selatan oleh sumber Topikterkini.id mengatakan benar, tetapi idealnya perlu juga dilihat asas manfaatnya terhadap siswa itu sendiri.

Betapa tidak karena kegiatan bimbingan belajar setiap menjelang ujian nasional, menurut sumber, bukan tidak dilaksanakan oleh guru-guru disekolahnya masing-masing yang tidak menelan banyak biaya sehingga dana BOS yang akan dikeluarkan tidak menjadi beban negara

Selain itu kata sumber kalau rencana bimbingan belajar jadi dibiayai dana BOS, maka bisa saja berdampak kepada kewajiban sekolah lainnya akan terabaikan (Red)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *