Safaruddin Dg.Nyampa, Dituding Manfaatkan Lebih Banyak Uang Kotak Amal Untuk Kepentingan Pribadinya

oleh -462 views

Takalar Topikterkini.id, Untuk mendapatkan rupaih tak selamanya dengan cara yang legal, melainkan ilegal pun biasa terjadi bahkan mirip dengan penipuan sekalipun

Seperti yang dilakoni Safaruddin Dg.Nyampa warga dusun parappa desa bentang kecamatan galesong selatan kabupaten takalar sulawesi selatan, diketahui menempatkan ratusan kotak amal disejumlah alfamar dan pusat-pusat perbelanjaan di beberapa daerah di sulawesi selatan dengan alasan untuk membiayai monara masjid nurul fatah parappa desa bentang depan rumahnya

Namun diduga tidak lebih dari praktek legal atau kotak amal tersebut hanya bagian dari akal-akalan saja untuk mengeruk pendapatan tanpa mengeluarkan keringat

Betapa tidak kata sumber karena hanya satu unit monara, sedangkan usaha kotak amal sejak juli 2018, sampai saat ini kotak amal tersebut yang jumlahnya seratus lebih masih numpang dimana-mana alias belum dicabut

Sumber Topikterkini menyebutkan bahwa puluhan juta Rp isi kotak amal yang dikumpul setiap bulannya atau dua bulan sekali, diduga kuat lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,
membangun rumah mewah satu kompleks dengan masjid nurul fatah dan memegan tanah gadai  beberapa hektar sawah

Dugaan penyalahgunaan isi kotak amal mencuat karena setiap kali Safaruddin mengumpulkan isinya kata sumber tak pernah melibatkan sekretaris dan bendahara atau anggota lainnya kecuali dia seorang diri

Oleh karena itu bagi Safaruddin Dg.Nyampa tidak mendapat halangan mengakali isi kotak amal, akibatnya masyarakat yang mensedekahkan uangnya tidak maksimal pahalanya, kata sumber lagi

Masyarakat yang mensedekahkan uangnya lewat kotak amal kata sumber paling tidak berharap agar dimanfaatkan sesuai peruntukannya semoga kelak menjadi pahala yang tak putus-putusnya disisi Allah SWT

Dikatakan sumber bahwa sebelumnya, Safaruddin dikenal sebagai pengangguran alias tidak di back up dengan usaha lain yang bisa mengahasilkan untuk menambah peningkatan ekomominya

Oleh karena itu sumber mencurigai kalau peningkatan ekonominya ber-asal dari isi kotak amal

Betapa tidak kata sumber bahwa selain rumahnya dalam satu kompleks dengan masjid berubah menjadi mewah
juga yang ditempati terletak depan masjid sedang di per-indah

Safaruddin Dg.Nyampa didampingi isterinya yang dikonfirmasi dirumahnya jumat 01/5-2020 mengaku sudah ratusan kotak amal miliknya ditempatkan disejumlah alfamar dan tempat-tempat perbelanjaan dibeberapa daerah di sulawesi selatan
Namun bukan tanpa alasan, melainkan bahwa mengingat rencana membangun monara masjid dalam kompleks rumahnya yang lain, sulit dilakukan akibat keterbatasan kemampuan warga setempat membuat dirinya berinisiatif membentuk panitia pembangunan monara dan dia menjadi ketuanya

Disitulah katanya merancang mencari sedekah lewat kotak amal ber-awal bulan juli 2018 dengan biayanya sendiri

Hingga berjalan sampai 4 bulan katanya kotak amal berhasil

Kemuadian setersusnya ditempat penitipan kotak amal yang dianggap punya potensi hasil, dibuka setiap bulan, sedangkan sebaliknya dibuka antara dua atau tiga bulan sekali
Saat ditanya isi kotak amal lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, Safaruddin Dg.Nyampa terlihat kalang kabut karena penggunaan isi kotak amal nampak depan mata satu buah rumah dalam kompleks masjid dan satu depannya sedang diperindah kemudian menjawab rumah yang dimaksud sudah ada sebelumnya
Begitu juga beberapa hektar sawah, jauh-jauh sebelumnya ngakunya sudah dimiliki tetapi hanya dipegang gadai
Sedangkan aksi mengumpulkan isi kota amal, Safaruddin mengaku sendirian atau tak melibatkan siapa-siapa tetapi katanya setiap isi kotak amal terkumpul, setiap kali juga di-umumkan di masjid namun hanya sebatas mengumumkan tanpa menunjukkan jumlahnya

Sementara isi per-kotak amal setiap kali dikumpulkan, Safaruddin mengaku hanya antara Rp.100 rb hingga Rp.200 rb tetapi dikali ratusan kotak amal berlangsung dari juli 2018 sampai saat ini april 2020, belum lagi bantuan pemerintah, donatur lain dan les-les yang di-edarkan semuanya diakui Safaruddin,
(Tim) bersambung

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *