Rp1,2 M Temuan Kerugian Keuangan Negara Dari Pembangunan Air Minum Dalam Kemasan, Kajari Takalar Sudah Menahan 1 Orang Tetapi Bukan Karyawan PDAM.

  • Whatsapp

Takalar Topikterki.id, Padahal Rp1,4 M penyertaan modal APBD II takalar tahun 2018 untuk pembangunan pabrik air minum dalan kemasan (AMDK) raib tak bermanfaat, kecuali gudang terpampang bagai patung saja

Cerita tersebut bukan kata tanpa fakta, kepada pembaca Topikterkini.id kalau mau buktikan silahkan kelokasi sekitar kantor lurah bajeng kecamatan pattallassang, gudang terpampang didalamnya kata sumber berisi mesin pabrik tetapi hingga april 2021 tidak ada juga gunanya

Suber Topikterkini.id, menilai usaha membangun pabrik tersebut tidak lebih dari akal-akalan saja untuk menggerogoti APBD

Tudingan akal-akalan tersebut semakin kuat ketika sumber mengetahui pelaksanaannya tidak melalui peroses tender sama seperti biasanya anggaran proyek diatas Rp200jt wajib ditender

Sumber menyebut bahwa dari Rp1,4 M penyertaan modal, Rp900jt diantatanranya adalah anggaran pegandaan mesin pabrik

Tetapi sangat ironis kata sumber karena mesin yang dipajang dalam gudang belakangan diketahui adalah mesin bekas, itupun juga kata sumber bukan menggunakan penyertaan modal melainkan dipinjam direktur PDAM Jamaluddin dari orang yang dikenal bernama Syamsul Bahri Lambogo dan sampai april 2021 belum juga dibayar pemiliknya

Dari besaran Rp1,4 M penyertaan modal, kejaksaan negeri takalar menemukan kerugian keuangan negara mencapai angka Rp1,2 M, artinya hanya Rp200jt yang digunakan pihak PDAM

Oleh karena itu kemudian menjadi ramai diperbincangkan di takalar, baik lewat warung-warung kopi maupun lewat media sosial dan cetak, terlebih saat ini karena pembangunan tersebut akhirnya menelan korban ditahan pihak kejaksaan, tetapi bukan karyawan PDAM melainkan orang yang ditunjuk direktur PDAM takalar menjadi pelaksana, diketahui bernama Taufiq

Pihak kejaksaan negeri takalar maupun direktur PDAM kabupaten takalar hingga berita ini di publis belum berhasil dikonfirmasi.

(Red).

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *