Pr Paru Baya di Dusun Bura’ne Desa Boddia Galesong Meninggal Dunia Akibat Kekejaman Pelaku Perampokan

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Hati-hati tak mengunci rapat pintu rumah saat waktu sholat jum’at karena bisa saja dimanfaatkan penjahat
Seperti baru-baru ini di Dusun Bura’ne Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, saat laki-laki bersamaan melaksanakan sholat jum’at, oleh penjahat dengan leluasa masuk dirumah warga memanfaatkan kejahatannya melakukan perampokan, tetapi celaka bagi perempuan pemilik rumah ketika berusaha menghalangi aksi perampokan, karena pelaku bukannya melarikan diri, melainkan menggunakan senjata tajam yang dibawanya melakukan tusukan berkali-kali kepada korban hingga tewas seketika saat itu juga
Peristiwa yang mengiris hati dan perasaan sejumlah warga saat itu bahkan sempat menggemparkan warga
3 Galesong bahkan satu Takalar.

Sejumlah warga Takalar mengutuk perbuatan pelaku pembunuhan

Betapa tidak korbannya yang selama ini tak berdosa, kecuali hanya menghalangi hartanya dirampok ketika itu mengakibatkan pelaku menggunakan senjata tajam yang dibawanya membuat nyawa korban melayang seketika

Satuan Reskrim Polres Takalar bersama Polsek Galesong Selatan dan Galesong Utara berhasil mengamankan tersangka berinisial DW (21) kurang dari sembilan jam.
Setelah itu Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, S.I.K., M.H pada Senin 21/10 di Mako Polres setempat menggelar Press Conference penangkapan

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, didampingi Kasat Reskrim, AKP Arham Gusdiar bersama Kaurbinops, Ipda Kaharuddin kepada media menuturkan
bahwa pelaku berinisial DW 21 tahun warga Desa Bontosunggu Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, berhasil ditangkap di rumah kerabatnya di Dusun Talamangape Desa bontolangkasa Selatan Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Jumat (09/10/2020) sekira pukul 21.20 Wita.

Sedangkan Kapolres Takalar juga menuturkan bahwa selain tersangka, Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fino warna putih biru navi dengan plat DD 2754 CY, Sebilah parang, kartu ATM mandiri, celana panjang warna hitam dan switer yang di gunakan pelaku saat melakukan kekerasan.

“Atas perbuatannya, tersangka DW (21) kemudian disangkakan pasal 340 Subs pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 Tahun,” tutup Kapolres Takalar (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *