Plt Kepala Desa Pa’lalakkang, Diduga Manipulasi Anggaran Belanja Dana Desa Untuk Mengeruk Keuntungan Pribadi

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id. Oknum Plt Kepala Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sul-Sel, Haeruddin SE diduga kuat melakukan korupsi anggaran desanya. Dugaan tersebut mencuat lantaran sejumlah program di tahun anggaran 2019 sarat penyimpangan.

Hasil pantauan Topikterkini.id beberapa waktu lalu ditemukan sejumlah penyimpangan, diantaranya, pembuatan website senilai 14 juta sudah dicairkan tetapi sampai saat ini, website belum kelihatan.

Demikian juga pengadaan 9 unit lampu jalan dianggarkan Rp.10 juta  per unit, sementara harga pasaran setelah pajak dikeluarkan hanya sekitar Rp.6-7 juta sehingga diduga di mark up 3 juta per unit.

Dengan demikian khusus pengadaan lampu jalan, berpotensi mengakibatkan kerugian Negara sekitar Rp.27 juta.

Bukan hanya itu yang diduga menjadi obyek mengumpulkan pendapatan pribadi kata sumber, tetapi juga Rp.40 juta untuk pengadaan mesin jahit tetapi kemudian diketahui Dana Desa tahun 2019, hanya 4 unit yang muncul, sementara harga per unit setelah pajak dikeluarkan, hanya Rp.4 juta di kali 4 unit =Rp.16 juta ditambah Rp.4 juta satu unit mesin obras, total Rp.Rp.20 juta, atau selisih Rp.20 juta
Dengan demikian sumber menduga Plt.Kepala Desa melakukan manipulasi anggaran belanja Dana Desa untuk mengeruk keuntungan pribadi

Plt.Kepala Desa Pa’la’lakkang, Haeruddin SE yang dikonfirmasi via ponselnya rabu 26/02 membatah tidak mengadakan aplikasi website karena menurutnya saat ini sedang dalam proses operasionalnya

Demkian juga tuduhan membeli 4 unit mesin jahit dari 10 unit yang dianggarkan

Menurutnya, saat ini 9 unit mesin jahit tetap stand by di kantor Desa, ketika ditanya soal tidak dibagi ke masyarakat, Plt.Kepala Desa mengaku kalau mesin jahit tujuannya adalah untuk inventaris Desa yang se waktu waktu digunakan sebagai bahan pelatihan

Ketika ditanya anggarannya masing masing jauh kelewat tinggi dari harga pasaran, Haeruddin mengatakan untuk lebih jelasnya sebaiknya dilakukan kroscek, jangan hanya berdasar dari informasi saja.
Untuk kegiatan yang lainnya ditunggu berita selanjutnya, bersambung

Maggarisi Saiyye

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *