PLT Kades Balangdatu diganti, Warga segel Kantor Desa

  • Whatsapp
PLT Kades Balangdatu diganti, Warga segel Kantor Desa

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR: Puluhan warga Desa Balangdatu Kecamatan Kepulauan Tanakeke, kamis 19/12 tiba-tiba menyerbu kantor desa setempat, dikiranya marah kepada Camat, tetapi persoalan Plt.Kepela Desa diganti

Hari itu secara spontan, mereka menyegel kantor desa dengan memaku balok di pintu utama dan memasang pelepah nipah.

Perwakilan warga, Daeng Talli menerangkan bahwa tindakan warga adalah sebagai bentuk protes atas kebijakan Camat Kepulauan Tanakeke yang mengganti Penjabat Kepala Desanya

Mereka protes, bukan karena tidak suka dengan Plt yang baru atau suka kepada mantan Plt. Tetapi dia protes atas proses penggantiannya yang sangat dipaksakan.

Warga hanya ingin dijelaskan apa alasan penggantian, katanya.

Senada, Dg Malik warga lainnya menambahkan bahwa Plt sebelumnya, telah membuat berbagai inovasi untuk kemajuan Desa Balangdatu.

Dia mengaku, Selama beberapa tahun desanya tidak ada perkembangan.

Tetapi sejak Plt yang diganti, terlihat banyak membuat berbagai karya dan memotivasi warga desa untuk berkembang.

Itulah yang membuat kami menolak Plt yang baru karena bisa saja merusak tatanan pembangunan yang disusun Plt sebelumnya, Ujarnya

Untuk diketahui, penggantian Plt Kades Balangdatu dilakukan pada hari Selasa (17/12/2019) sore jelang maghrib di kantor Bupati Takalar seperti ratusan kali mutasi yang dilakukan Bupati Syamsari

Camat Kepualauan Tanakeke, H. Bostan Tika S.Sos MM saat dikonfirmasi terkait penggantian Plt Kepala Desa dari Rustam Sila kepada Sariadi Erang via ponselnya 19/12, mengatakan bahwa mutasi adalah hal yang lumrah bagi ASN, yang tidak lumrah katanya kalau masyarakat yang dimutasi

Sebagai ASN katanya, pada prisipnya bersediah ditempatkan dimana saja apabila pimpinan membutuhkan tenaganya sehingga sangat tidak rasional kalau kemudian terjadi protes

Mantan Camat Mappakasunggu mengatakan bahwa pergantian dilakukan bukan karena adanya pelanggaran atau permasalahan, tetapi semata mata karena kebutuhan organisasi pemerintahan, Lagian selama ini bukan satu atau dua Plt Kepala Desa yang diganti tetapi sudah banyak karena memang tenaganya dubutuhkan oleh instansi lain

Tetapi warga biasanya tidak paham bahwa apa yang dilakukan itu adalah sebuah kepentingan yang dianggap menjadi kebutuhan masyarakat itu sendiri

Penulis : Hasdar Sikki
Editor : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *