Persoalkan SK Pengangkatan Imam Makammu 1 Hingga Ke DPRD, Oknum Anggota LPM Diduga Biang keroknya

  • Whatsapp

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID—-Terkait SK pengangkatan Imam Lingkungan Makammu 1 Kel. Bulukunyi Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kab. Takalar Sulawesi Selatan yang hingga saat ini terus dirong-rong dipersoalkan bahkan sampai ke DPRD Takalar, diduga oknum anggota LPM yang menjadi pelopor biangkeroknya.

Konon, lagi lagi Anggota LPM yakni Yakub dg Kawang bersama dengan Mansyur Sahabu diduga menjadi propokator yang terus menerus menpersoalkan tentang SK pengangkatan Imam Lingkungan Makammu 1 Kel. Bulukunyi.

Menyikapi itu, Yakub bersama Mansyur Sebagai Anggota LPM Kel. Bulukunyi, seharusnya selaku mitra Pemerintahan Kelurahan, justru sebaiknya membantu mengamankan jika ada warga yang berpolimik, dengan mencarikan solusi terbaiknya, bukan malah justru menjadi pelopor Pemicu memperkeru suasana.

Berbicara tentang pengangkatan Imam, menandakan bahwa pengangkatan penghulu agama yang pertanda cipta kedamaian dalam beragama, dan juga menciptakan keharmonisan dalam bermasyarakat, sehingga tercipta hidup damai aman dan nyaman dalam hidup keshari harian. Itulah harapan kita semua.

Sekaitan dengan itu, salah satu Tokoh masyarakat setempat H. Tompo Barlian menyikapinya, bahwa Terkait Surat keputusan Kepala wilayah Kecamatan PolSel (SK) pengangkatan, Ilyas daeng Sialle sebagai Imam lingkungan Makammu I, sudah benar sesuai dengan usulan dari Panitia yang dibentuk sebelumnya.

Sehingga atas nama Ilyas Dg Sialle dengan Haris dg Toro. Oleh karena itu keputusan untuk mengangkat Ilyas dg Sialle berdasar dari Pengalamannya pernah menjabat sebelumnya sebagai imam Makammu satu (1), itu sudah dianggap sepantasnya.

Mansyur yang diduga serombongan mendatangi gedung DPRD Takalar mempersoalkan dan meminta, agar SK pengangkatan Imam Lingkungan Makammu 1 atas nama Ilyas Dg Sialle, segera dibatalkan atau dicabut kembali.

Namun Anggota DPRD yang menerima mereka menjelaskan, bahwa Terkait pembentukan panitia itu tidak ada dalam aturan atau itu hanya prerogatif kepala Kelurahan untuk mencabut SK. DPRD tidak berhak Kecuali Kepala wilayah Kec. PolSel yang mengeluarkan SK tersebut.

Lanjut dikatakanya bahwa kita Di DPRD hanya sebatas memediasi saja jika mereka tidak mau di mediasi maka diserahkan kecamat, jelas wakil ketua 1 Komisi 1 DPRD Takalar H. Haris Nassa.

Selanjutnya, Hasbullah Dg Nuntung yang juga selaku Tokoh masyarakat setempat, angkat bicara dengan menjelaskan, bahwa Terkait kisru yang terjadi seperti ini, diduga ada Oknum diluar Lingkungan Makammu sengaja mengganggu stabilitas keamanan karena selalu menghasut warga untuk tidak menerima SK itu, padahal tidak memahami aturan pemerintah dan aturan persyaratan orang menjadi Imam seharusnya itu mereka dalami.

Pemerintah juga harus Tegas memaknai persoalan ini karena kalau hanya beberapa orang saja yang tidak menginginkan Ilyas daeng Sialle dan memaksakan ke inginannya untuk mengangkat kembali Haris daeng Toro yang baru saja tinggal di lingkungan Makammu 1.

Sementara Mansyur sebagai Sekertaris panitia saat itu mengakui menerima berkas Ilyas daeng Sialle sebagai persyaratan dan disetornya kelurah untuk diusulkan dipilih menjadi Imam Lingkungan Makammu satu.

Hamzar Siriwa

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *