Penempatan Kembali Muh.Saleh Menjadi Kepala Desa Baggae Takalar, Diprotes/Ditolak Warga

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Para pembaca media ini tentu belum lupa kalau Muh.Saleh pernah diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Desa Baggae Kecamatan Mangarabombang Takalar oleh Bupati, H.Syamsari Kitta, atas permintaan warga Desa melalui BPD setempat atas dasar unjuk rasa beberapa hari berturut-turut dengan tuduhan kedapatan berduaan dengan perempuan dirumah warganya sendiri dimalam hari

Selama dia bebas tugas beberapa bulan, Muh.Saleh diketahui kerap kali melancarkan usahanya agar bisa kembali diaktifkan, baik dengan pendekatan lewat jalur hirarki, maupun lewat gaib

Hasilnya beberapa hari lalu diterbitkan kembali SK penempatannya dan diserahkan oleh Sekretaris Daerah, H.Arsyad didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan, H.Zulkarnain

Saking gembiranya jabatan Kepala Desa kembali diserahkan kepadanya, Muh
Saleh terlihat disuapi kue onde-onde oleh keluarganya sebagai rasa syukur untuk kembali akan mengelola dana desa

Namun kegembiraannya tidak berlangsung lama karena masyarakat desa setempat yang sudah tidak ingin Muh.Saleh menjadi pemimpinnya, Selasa 27/10 kembali turun jalan dengan membentang spanduk bertuliskan, selamatkan desaku dan masyarakat desa banggae tidak mau lagi dipimpin oleh kepala desa yang sudah melanggar norma-norma agama, adat budaya istiadat yang berlaku.
Dalama spanduk tersebut juga bertuliskan tidak mau dipimpin oleh kepala desa yang sudah ditemukan dirumah warganya saat suaminya tidak ada dirumahnya (ket.isteri kades) (perselingkuhan)
Masyarakat minta BPD setempat untuk mengadakan rapat internal meminta Bupati Takalar untuk mencabut atau membatalkan SK Muh.Saleh sebagai Kepala Desa yang intinya menolak Muh.Saleh menjadi Kepala Desa Banggae (Red)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *