Pencak Silat Open Unismuh Makassar Diikuti 1.360 Pesilat se-Indonesia -Diikuti 68 Kontingen dari 9 Provinsi – KONI Sulsel Berikan Apresiasi

  • Whatsapp

TOPIKTERKINI.ID – MAKASSAR, Turnamen pencak silat bertajuk “Unismuh 1st Championship Pencak Silat Open 2019”, yang digelar di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, 23-30 Desember 2019, diikuti sebanyak 1.360 pesilat dari sembilan provinsi.

“Alhamdulillah, turnamen pencak silat terbuka ini diikuti 1.360 pesilat dari sembilan provinsi. Secara keseluruhan, ada 68 kontingen yang mengikuti turnamen ini,” kata Pembina Tapak Suci Cabang 43 Unismuh Makassar, Haeruddin Makkasau, kepada wartawan seusai acara pembukaan, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Rabu, 25 Desember 2019.

Dengan melihat besarnya jumlah pesilat dan asal provinsi tersebut, “Unismuh 1st Championship Pencak Silat Open 2019” diakui sebagai turnamen pencak silat terbesar di Indonesia bagian timur.

Pengakuan itu diungkapkan Wakil Ketua KONI Sulsel Syamsuddin Umar, dan Ketua Pimpinan Wilayah Tapak Suci Putra Muhammadiyah Sulsel, H Arif Uddin, seusai acara pembukaan.

“Turnamen ini sendiri walau dalam skala lokal, tetapi rasa nasional, karena diikuti atlet pencak silat dari beberapa provinsi di kawasan timur Indonesia,” kata Syamsuddin Umar.

“Inilah kejuaraan pencak silat terbesar di Indonesia bagian timur dalam lebih 20 tahun terakhir,” kata Arif Uddin.

Rektor Unismuh Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi turnamen pencak silat tersebut, mengatakan, turnamen yang diadakan Tapak Suci Cabang 43 Unismuh Makassar ini untuk memperkuat dukungan silaturrahim sesama anggota tapak suci dan pencak silat lainnya.

“Lewat turnamen yang diadakan digelar Tapak Suci Cabang 43 Unismuh Makassar ini, kita berharap akan lahir atlet skala nasional dan internasional yang mengharumkan nama daerah dan bangsa,” kata Rahman Rahim.

Penulis : Asnawin Aminuddin
(Operator Wartawan Unismuh Makassar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *