Pemerintah Menargetkan Pembangunan Bendungan Pammukkulu 40 % Tahun ini Dan Rampung Akhir tahun 2021

  • Whatsapp

 

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID. Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, terus melakukan pendekatan kepada masyarakat yang terdampak pembangunan bendungan pammukkulu agar tidak lagi terkendala, karena diharapkan bisa selesai 40 % tahun ini dan rampung tahun 2021

Selaku Pemerintah, berharap dukungan semua pihak semoga bendungan Pammukkulu bisa menjadi kenyataan untuk bermanfaat kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat

Demikian kata Wabup Takalar, H.Achmad Dg.Se’re saat rapat pembahasan trayek batas kawasan hutan produksi tetap (HP) kelompok hutan ko’mara di ruang pola kantor bupati takalar kamis 06/02

Rapat bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VII Makassar kerjasama Pemerintah Kabupaten Takalar
dihadiri anggota Forkopimda

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai pemimpin rapat mengatakan bahwa pembangunan bendungan dengan menggunakan lahan sedikitnya 6000 Ha direncanakan bukan waktu yang singkat, sehingga Pemerintah berharap segera terwujud

Dijelaskan bahwa pembangunan bendungan, merupakan program nasional Pemerintah untuk masyarakat khususnya di Takalar.
Andi Sudirman mengatakan bahwa Takalar sangat beruntung karena dipilih oleh Pemerintah Pusat menjadi tempat pembangunan bendungan yang biayanya sekitar 1,7 Triliun.
Tentu manfaatnya sangat besar dan bermanfaat bagi masyarakat, selain untuk mengendalikan banjir, mengairi persawahan, PDAM, PLN juga bisa menjadi kawasan wisata nantinya

Kepada para Alim Ulama hingga Tokoh Masyarakat diharapkan mendukung Pemerintah, duduk bersama membahas program pembangunan bendungan agar secepatnya terwujud

Pemerintah katanya berkomitmen keras untuk mewujudkan pembangunan bendungan pammukkulu dengan target 40% untuk akhir tahun 2020 dan rampung pada tahun 2021

Turut hadir Kadis Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Perwakilan BPK RI, Kepala BPKH Wilayah VII Makassar, Balai pompengan Je’neberangan, para Pimpinan OPD, Para Kabag.Setda Takalar, Para Camat, para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, serta Para pemangku adat

Penulis : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *