Pemda Takalar kerjasama Dekranasda dan Balai Diklat Industri Makassar Serap Tenaga Kerja Mandiri

  • Whatsapp

Kepala dinas penanaman modal kabupaten takalar, Drs.Irwan Yunus mewakili bupati membuka diklat pembuatan aneka olahan berbasis ikan

Takalar Topikterkini.id, 75 orang kalangan milenial kabupaten takalar mengikuti diklat pembuatan aneka olahan berbasis ikan Angkatan I tahun 2021 selama seminggu yakni
18 s/d 24 januari 2021 berlangsung di geduk PKK kabupaten takalar

Diklat tersebut kerjasama pemerintah daerah kabupaten takalar dengan balai diklat Industri makassar dan dekranasda setempat untuk menyerap tenaga kerja mandiri
Kepala dinas penanaman modal dan PTSP kabupaten takalar Drs. Irwan Yunus mewakili bupati takalar saat membuka diklat mengatakan agar peserta dapat memahami makna dari diklat kemudian bisa mempraktekkan produk dari olahan ikan dengan tujuan untuk mencetak SDM yang berkualitas dan mempunyai daya saing dalam memproduksi kuliner yang olahannya dari bahan ikan.

Dikatakan Irwa bahwa ada dua sektor dalam tenaga kerja yakni sektor formal yang bekerja di perusahaan dan sektor informal yang merupakan usaha mandiri.

Sektor informal inilah saat ini pemerintah terus berupaya mencetak SDM yang terampil dan mandiri.

Mantan sekwan takalar mengatakan bahwa mengikuti diklat, artinya sudah terlatih sehingga diharapkan harus ada perubahan peningkatan pengetahuan serta lebih kompeten atau siap bekerja dan menciptakan lapangan kerja secara mandiri

Irwan Yunus juga mengatakan bahwa tujuan dari diklat tersebut agar para peserta diklat memiliki pengetahuan keterampilan dan memiliki etos kerja atau semangat kerja.

Sementara itu, ketua tim penggerak PKK kabupaten takalar, Hj. Irma pada kesempatan tersebut mengatakan, selaku mitra kerja pemerintah kabupaten juga fokus pada penyerapan tenaga kerja mandiri agar jiwa wirausaha bisa dimiliki sehingga bisa menjadi unit usaha yang menjadikan kontribusi bagi keluarga untuk mendapatkan atau menambah penghasilan keluarganya.

Selain melalui PKK, tugas dekranasda katanya adalah untuk mengawal pembinaaan UMKM agar produk yang dihasilkan bisa berdaya saing hingga bisa dipamerkan sekaligus bisa diperjual belikan

Ditambahkan bahwa diklat tersebut adalah untuk memberikan kompetensi atau keterampilan yang diakui dan mendapatkan sertifikat.

Untuk itu peserta wajib serius mengikuti diklat yang diberikan karena akan menunjukkan kualitas sehingga diharap bisa menjadi bekal untuk menciptakan lapangan kerja.

Hj.Irma berharap akan lahir wirausaha baru, dapat mnjadi peluang usaha industri mandiri yang berkembang baik, bukan cuma olahan berbasis ikan saja, tetapi juga di industri rumah tangga dan UMKM yang mempunyai daya saing.

Melalui Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan H. Basri Sulaiman melakukan koordinasi dengan BDI makassar kementrian Perindustrian meminta agar dibantu difasilitasi diklat tambahan seperti olahan makanan lainnya dan furniture.

“Alhamdulillah pihak balai diklat makassar kementerian perindustrian Insya Allah akan membantu pemerintah kabupaten takalar memberikan pelatihan ke masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat kabupaten Takalar

Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *