Pembelian Tanah Untuk Membangun RS Internasional, Menyita Perhatian Publik, Terlebih Setelah Sejumlah Pejabat, Diperiksa Kejati Sulselbar

oleh -1.840 views

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR, Tanah yang dibeli Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar tahun 2019 untuk membangun Rumah Sakit Internasional, sampai kini terus menyita perhatian publik

Persoalannya adalah luasan tanah yang terletak dekat jembatan Aeng Batu Batu Kecamatan Galesong Utara, jauh dari cukup persyaratan membangun Rumah Sakit dimaksud atau tidak sampai 1 HA, sedangkan besaran rupiah pembebasannya mencapai Rp.12 M ditambah dengan timbunannya Rp.1,2 M, total Rp.13 M lebih
Menyitanya perhatian publik karena di Takalar bukan tidak ada tanah yang bebas dibangun rumah sakit diatasnya tanpa merobek APBD

Pembaca mau tau letaknya, selain sangat strategis pinggir jalan raya propinsi di Desa Banggae Kecamatan Mangarabombang, juga akan menampung pasien asal Kabupaten Jeneponto yang selama ini kerap kali memadati ruang perawatan Rumah Sakit H.Padjongan Dg.Ngalle
Tanah tersebut dikenal publik sebagai tanah negara menurut warga sekitar, luas keseluruhan mencapai 50 HA

Informasi yang dihimpun TOPIKTERKINI menyebutkan bahwa Pejabat terkait dari pembelian tanah tersebut sudah diperiksa Kejaksaan Tinggi Sulselbar

Pejabat yang sudah diperiksa adalah masing masing ; Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Gazali Mahmud, Kepala Bidang Aset. Edy Badang, mantan Kepala Dinas Kebersihan, A.Rijal dan dua lainnya, Camat Galesong Utara dan Kepala Desa Aeng Batubatu ketika itu

Mereka diperiksa kata sumber karena pembeliannya diduga kuat mark Up anggaran besar besaran

Sejumlah Pejabat terkait hingga berita ini di publis tak satupun yang berhasil dikonfirmasi (Red)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *