Pantai Pokko, Destinasi Wisata, Terkesan Terabaikan

  • Whatsapp

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR, Kabupaten Takalar adalah daerah dengan bentangan garis pantai terpanjang disulawesi selatan, mencapai 73 km dengan kekayaan alam pesisir, didalamnya beragam ekosistim flora dan fauna dari pantai galesong , pulau Tanakeke, Mappakasunggu sampai Mangarabombang.

Dengan pola kebijakan umum pengembangan konsep parawisata yang meliputi kebijakan untuk menjaga keseimbangan peran serta antara pemerintah, masyarakat dan swasta agar tercipta sentra industri sebagai cikal bakal pengembangan Industri skala besar yg otomatis menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah membuka lapangan kerja secara menyeluruh

Sumberdaya pesisir, secara sosial budaya memberikan ruang bagi kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan keterlibatan partisipasi masyarakat dalam kebijakan dan pembangunan disemua sektor pengembangan objek wisata, taman rekreasi dan hiburan umum, serta kebijakan pengembangan sarana prasarana lainnya.

Dengan target peningkatan mutu SDA dan SDM, Pemerintah yang kini terus berbenah dan terus melakukan Inovasi dihampir semua sektor demi menjadikan Daerah ini sebagai tempat tujuan wisata favorit baik lokal, domestik maupun manca negara, sebagai wujud dari perhatian Pemerintah Daerah disektor parawisata saat ini terlihat dari begitu pesatnya pengembangan lokasi destinasi wisata sepanjang garis pantai dari Galesong sampai Mangarabombang

Diakui jika pantai takalar saat ini memang menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah untuk sektor pengembangan usaha makro/mikro, bidang Maritim dan Parawisata dgn memadukan visi dan misi menciptakan Iklim usaha yang kondusif untuk menarik Investor berkiprah di Kabupaten Takalar

Sehingga sudah seharusnya Pemerintah Daerah dapat membuat rumusan strategi dalam pengembangan parawisata serupa yang kemudian diterapkan kepada pantai-pantai lain di wilayah Kabupaten Takalar.

Inilah yang menjadi alasan penulis untuk mengangkat tema tentang potensi objek wisata yang terabaikan, salah satunya adalah DERMAGA POKKO kelurahan Takalar Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar.

Destinasi wisata pantai yang potensinya tidak kalah menarik dari lokasi lain di Takalar, kini butuh perhatian khusus Pemerintah, dermaga yg dibangun diatas lahan Aset Daerah yg bersumber dari APBD ini dirintis sejak era Pemerintahan H.Ibrahim Rewa, yg kala itu menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Daerah disektor Parawisata.

Lokasi yg disebelahnya terbentuk gugusan pulau dari proses alam ini dari tahun ketahun mengalami perubahan fisik luas area, proses tumbuh kembangnya gugusan pulau ini akibat bias dari efek gelombang pasang surut air laut yang berdampak pada pendangkalan selat diarea dermaga

Sehingga sangat mempengaruhi aktivitas para nelayan lokal, petani rumput laut dan pengusaha empang diarea dermaga

Dari sisi ekonomi masyarakat setempat baik nelayan tangkap, petani rumput laut dan pengusaha empang, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), buruh sangat berharap kepada Pemerintah Daerah lewat OPD terkait, agar segera dilakukan normalisasi (pengerukan) selat dermaga Pokko sebagai bagian dari visi/misi Pemerintah Daerah menuju Takalar yg Unggul, sejahtera dan bermartabat

Disisi lain formulasi dan konsep pengembangan destinasi yg diatasnya terbangun gazebo dari uang rakyat ini menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Daerah untuk mensinergikan konsep pembangunan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat sehingga lokasi ini kembali menjadi urat nadi ekonomi masyarakat setempat dan kembali menjadi bagian dari destinasi wisata yg pernah dikenal disulawesi selatan, bersambung

Penulis : Haeruddin Nyau
Editor : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *