NURDIN, bukan Kepala Madrasah, Tetapi Mengambil Dana BOS di Bank, Maskur saja Tidak Berani Bicara, Apalagi Aparat Kemenag Gowa

  • Whatsapp

didalam gedung ini, NURDIN merancang mengambil Dana BOS walau bukan lagi kepala madrasah

Gowa Topikterkini.id, Satu dari sejumlah tugas Kementerian Agama adalah, pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Agama itu sendiri, namun khusus untuk Dana BOS MI Muhammadiyah Bontoboddia Gowa yang diambil NURDIN dari Bank, luput dari pengawasan, bahkan oknum aparat Kanwil Agama Provinsi Sulawesi Selatan sampai 15/11 tidak berani bicara, walaupun Maskur sudah berjanji pada satu November akan menjawab pertanyaan Topikterkini.id melalui WhatsApnya, apalagi kalau hanya aparat Kemenag Kabupaten Gowa

Seperti beberapa kali diberitakan media ini sebelumnya, 2 aparat Kemenang Kabupaten Gowa, DR.Haji.Abd.Hafid M.Pd, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dan Azis Masang Koordinator Pengawas Internal, tidak ada yang berani menyikapi Dana BOS diambil bukan Kepala Madrasah

Sumber Topikterkini.id mengatakan bahwa pencairan Dana BOS, bukan atas kehendak seorang diri NURDIN, tetapi berdasar rekomondasi Kepala Kemenag Gowa, Dra.Hj.Adliah MH melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, DR.H.Abd.Hafid M.Pd sehingga tidak mungkin berani menyikapi terlebih menyoroti karena ibarat kejahatan dilakukan secara bersama-sama

Tetapi Azis Masang kata sumber, dituntut melakukan pencegahan kemungkinan kerugian keuangan negara, bukan sebaliknya diam seribu bahasa melihat aksi ini

Posisi Azis Masang sebagai koordinator pengawas kata sumber lagi, wajib hukumnya mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah sekalipun depan mata ada pedang yang bakal menyerang, namun hingga saat ini, tak satupun yang berani bicara seakan memilih diam toleransi dengan Dana BOS diambil bukan Kepala Masrasah

Oleh karena diam seakan toleransi, maka balasannya kalau bukan di dunia kata sumber, pasti akhirat nanti tidak bisa ditangkal

Hasdar Sikki
Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *