Menteri Desa, Minta Masyarakat Proaktif Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Ke Satgas Dana Desa Dengan Nomor 1500040 Juga Kepala Desa Jangan Takut Melapor Jika Ada Intervensi

  • Whatsapp

 

Takalar TOPIKterkini.id. Semoga saat ini dan kedepan untuk seterusnya, tidak ada lagi Kepala Desa yang berani menyalahgunakan Dana Desa untuk kepentingan pribadinya.
Persoalannya, Menteri Desa sudah beberapa kali tampil di media, baik cetak maupun online menyuarakan akan menangkap Kepala Desa yang berani main main dengan Dana Desa

Seperti yang dikutip dari media online KOMPAS.com, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menegaskan, akan ada tindakan tegas berupa penangkapan terhadap oknum yang melakukan penyelewengan dana desa.

Untuk mencegah kemungkinan kerugian keuangan negara, Pemerintah minta masyarakat proaktif melaporkan dugaan terjadinya penyalahgunaan Dana Desa Ke Satgas Dana Desa Dengan Nomor 1500040

Perangkat desa yang terbukti terlibat penyelewengan akan langsung dipecat, katanya

Bulan madu’ sudah selesai. Kalau kemarin diingetin terus, saat ini kalau masih macam-macam lagi, masih main-main, kami tangkap,” ujar Eko, di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Untuk mengawasi penggunaan dana desa, pemerintah melibatkan berbagai pihak seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta kementerian lain yang terkait.

Menurut Menteri Desa bahwa sudah ada informasi dan data yang lebih lengkap, jadi tidak mungkin tidak akan ketahuan, karena dana desa yang mengawasi banyak pihak, kata Eko.

Betapa tidak karena Polri Akan Ikut Mengawasi Penggunaan Dana Desa

Dana desa kata Eko sudah Rp 60 triliun tahun ini sehingga masyarakat harus bantu lapor jika ada indikasi penyelewengan ke Satgas.

Selain masyarakat diminta melapor, Menteri Desa juga minta Kepala desa jangan takut melapor jika ada intervensi

Sebelumnya katanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka setelah menggelar operasi tangkap tangan terkait dana desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (2/8/2017).

Kelima orang tersebut yakni, Bupati Pamekasan Achmad Syafii dan Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudi Indra Prasetya sebagai tersangka.

Kemudian, Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan, Sucipto Utomo, Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi, dan Kepala Bagian Administrasi Inspektorat Kabupaten Pamekasan Noer Solehhoddin.
Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *