Menghabiskan Anggaran Rp.1M Tahun 2018, Proyek Pembangunan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Belum Juga Berfungsi

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Pihak perusahaan daerah air minum (PDAM) kabupaten takalar tahun 2018, membangun pabrik air minum dalam kemasan (AMDK), kini menuai sorotan
Persoalannya pabrik yang berlokasi di kelurahan bajeng kecamatan pattallassang kata sumber diduga tidak di tender padahal menghabiskan anggaran Rp.1M tetapi sampai saat ini belum juga berfungsi

Sumber Topikterkini.id menyebutkan bahwa pelaksanaan proyek tersebut menyimpang dari ketentuan peraturan presiden RI nomor 17 tahun 2016 dimana anggaran proyek Rp.200 juta keatas wajib ditender, tetapi bagi Jamaluddin, kata sumber tidak ada urusan dengan proses tender kecuali dengan keinginannya sendiri

Proyek tersebut kata sumber, diduga selain menggunakan dana simpanan PDAM, juga tidak dilengkapi dengan papan informasi sehingga tak diketahui pelaksananya, ibaratnya sama seperti proyek siluman
Betapa tidak seperti biasanya bahwa proyek dibiayai berdasarkan rencana anggaran belanja (RAB), tetapi bagi penyediah barang dan jasa hanya bermodalkan nota/kwitansi pembelian

Proyek yang satu ini kata sumber juga diduga tidak terdaftar pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) PDAM kabupaten takalar tahun 2018 sehingga terlampau banyak pelanggaran dalam pelaksanaannya

Direktur PDAM takalar, Jamaluddin yang berusaha dikomfirmasi hingga berita ini di publis belum berhasil (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *