Memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Landasannya Harus Berkiblat Kepada Alquran Dan Hadist

  • Whatsapp

 

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR : Tradisi maudu lompoa (maulid besar) cikoang perlu diapresiasi karena merupakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan sejarah adat laikang perlu ditingkatkan, namun  landasannya harus berkiblat kepada  perintah Alquran dan hadist Nabi Muhammad SAW
Demikian sambutan wakil bupati takalar, H.Achmad Dg.Se’re saat menghadiri acara maudu lompoa (maulid besar) cikowang kecamatan mangarabombang selasa 26/11

H.Achmad mengatakan bahwa kedepan, tradisi maulid besar cikoang harus lebih ditingkatkan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai budaya masyarakat setempat
Maudu lompoa (maulid) besar cikoang kata H.Achmad, sudah masuk agenda nasional sehingga tentunya perlu di jaga dan dilestarikan sebab merupakan budaya yang tidak dimiliki daerah lain

Perayaan maudu lompoa (maulid besar) digelar di baruga cikowang oleh pemerintah daerah melalui dinas pariwisata, pemuda dan olahraga, kerjasama dengan lembaga adat setempat dihadiri wakil ketua penggerak PKK, Hj. Megawati Ibrahim,SE.MM
dengan mengusung tema ” bersama kita lestarikan budaya dan adat istiadat ” juga dihadiri wakil  ketua dekranasda  sulawesi selatan, Andi Oci Alepuddin mewakili gubernur, H.Nurdin Abdullah serta perwakilan Forkopimda

H.Achmad mengatakan bahwa mauli besar cikowang sudah masuk agenda nasional sehingga tentunya perlu di jaga dan dilestarikan sebab merupakan budaya yang tidak dimiliki daerah lain

Sedangkan wakil  ketua dekranasda  sulawesi selatan, Andi Oci Alepuddin  mengatakan bahwa perayaan hari ini perlu di apresiasi dan harus di supporting.

Pelaksanaan maudu lompoa ( maulid besar ) katanya kedepan harus lebih baik dari tahun sebelumnya
Untuk itu perayaan tersebut merupakan tradisi dan harus dikembangkan lebih baik
Sementara pembawa hikmah maulid, Ustadz Hasid Hasan Palogai, mengatakan bahwa memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan seremonial lambang kecintaan umat islam kepadanya

Sebagai ummat Islam jika mengakui Muhammad SAW sebagai nabinya minimal dia sehari hari bersyalawat kepadanya, kata Hasid Hasan

Menurutnya,  Maulid atau peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, umat Islam wajib menjalankan shalat lima waktu
Kalau ingin mendapatkan derajat paling tinggi disisi Allah SWT kata Hasid, lakukan shalat sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Allah SWT.
Orang yang paling kikir adalah orang yang tidak pernah mengucapkan shalawat kepada Nabi
Memperingati maulid (Maudu) sebagai bukti cinta kepada rasulullah SAW dan taat kepada Allah SWT, kata mantan ketua BKPRMI sulawesi selatan

Penulis : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *