Masih Soal Oknum Kepala Desa Banggae, Kepergok Diduga Dalam Kamar Isteri Warganya Sendiri

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Drs.H.Arsyad MM saat dikonfirmasi via whatsApp nya 14/04-2020 tentang dugaan perselingkuhan oknum Kepala Desa Banggae dengan perempuan J Dg.K warganya sendiri, menjawab,
sampai saat ini belum ada laporan resmi masuk dari Camatx. Tentu kalau sdh ada laporan resmi termasuk dari BPD, kita akan berikan sanksi sesuai aturan yg ada.

Namun hingga 29/04 belum diketahui realisasi jawaban mantan Ketua BAPPEDA Gowa

Perlu diketahui bahwa pada 11/04
oknum Kepala Desa Banggae Kecamatan Mangarabombang, Muh.Saleh Tata kepergok diduga dalam kamar isteri orang 11/04 tidak jauh dari rumahnya sehingga membuat nyaris semua masyarakat Desa Banggae tumpah ke Kantor Desa menuntut BPD setempat untuk memberhentikan Muh.Saleh dari Jabatannya sebagai Kepala Desa

Saat massa sedang menyerbu kantor Desa hari itu juga Ketua BPD Banggae, Faisal Sibali atas nama sejumlah anggota membacakan pernyataan usulan pemberhentian untuk disampaikan kepada Bupati Takalar melalui Camat Mangarabombang
Namun jawaban Bupati hingga saat ini belum diketahui, kuat dugaan kalau Muh
Saleh masih dipertahankan

Mendengar informasi tersebut, beberapa warga Desa mengatakan bahwa perbuatan Muh.Saleh hingga diminta diberhentikan adalah perbuatan yang sangat tabuh dikalangan masyarakat takalar maupun disejumlah Desa dalam wilayah Propinsi Sulawesi Selatan sehingga tidak ada alasan untuk tidak diberhentikan

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa malam ditemukannya dirumah perempuan yang masih terikat pernikahan, sedang ada acara dirumahnya tetapi sekitar pukul 21.00 wita, ponsel miliknya menerima pesan hingga sang Kepala Desa meninggalkan acaranya dengan alasan undangan acara di rumah mantan Kepala Dusun Jarannika

Tetapi karena sudah lama dicurugai menjalin hubungan mesrah dengan perempuan J Dg K tersebut membuat anak dan menantunya mengikutinya, ternyata bukan menghadiri acara dirumah mantan Kepala Dusun Jarannika melainkan dipergoki dalam kamar perempuan isteri warganya sendiri

Beberapa waga Desa Senin 20/04 mengatakan bahwa walau Muh.Saleh sebagai putra asli Desa Banggae kalau diketahui melakukan pelanggaran seperti ini, tetap juga diminta diberhentikan terlebih Muh.Saleh hanya warga pendatang dari Dusun Masalleng Kelurahan Takalar Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar

Dikatakan masyarakat bahwa sekitar tahun 1980, Muh.Saleh kawin lari dengan sekampunya, Hj.Siti Marfiah Dg.Simba dan tinggal di Desa Banggae sampai saat ini
Kepala Desa non aktif, Muh.Saleh Tata yang berusaha di konfirmasi, tidak berhasil, yang bersangkutan sejak kepergok sudah takut masuk kantor

Ketua PWI Takalar yang diminta tanggapannya 20/04 soal kehendak masyarakat memberhentikan Muh.Saleh dar Jabarannya sebagai Kepala Desa,
Maggarisi Saiyye mengatakan bahwa kalau dengan pelanggaran yang diributkan masyarakat kemudian diminta Bupati, Syamsari Kitta memberhentikan pelakunya maka diyakini tidak akan lolos, soalnya watak dan krakter H.Syamsari, tidak toleransi kepada siapapun juga yang terlibat pelanggaran terlebih kepada pelanggaran seperti yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa

Hasdar Sikki

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *