Mana Urus Aset Kelurahan Bonto-bontoa?, Motor Sampah Mubazir Jadi Rongsokan di Semak Semak,-

  • Whatsapp

Gowa Topikterkini.id, Bantuan sepeda motor sampah yang harganya jutaan rupiah, terlihat jadi barang rongsokan di semak-semak, padahal sumber pengadaan dari Dinas Lingkungan Hidup(DLH) tahun anggaran(TA) 2018, untuk,” Ayo Bersih-Bersih di wilayah Kel.Bonto-Bontoa Kec.Somba Opu, Gowa, Sulsel.
Motor tiga roda tongkang pengumpul sampah di tengah warga masyarakat Kelurahan Bonto-bontoa yang relatif baru tertelan waktu kurang lebih 2 tahun tak lagi berputar di lorong-lorong, kecuali terdampar di semak rerumputan di sebelah kiri arah utara di Jln.Manggarupi, tidak jauh dari perempatan Jln.Mangka Daeng Bombong-Jln.Manggarupi.
Artinya, anggaran pembelian sepeda motor pengumpul sampah yang jutaan rupiah yang bersumber dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat seolah bukan asset yang harus di jaga dan dipelihara mendapat perawatan alias perbaikan dan tidak bagaikan rongsokan yang tak bernilai.
Salah seorang Ketua Organisasi Rukun Tetangga(ORT) di Kelurahan Bonto-bontoa, Ust.Syawaluddin Daeng Rala yang ikut menyaksikan sepeda motor pengumpul/pengangkut sampah, sangat prihatin asset Kelurahan dibiarkan tak di rawat dan tak berfungsi.
Dikatakan, sepeda motor pengumpul sampah, apalagi bak tongkang sangat baik dan mudah perawatan dan perbaikannya.
Menurutnya, sepeda motor itu sangat produktif sehingga jika sepeda motor pengumpul sampah itu diserahkan untuk memperbaiki dan merawat,” mau dan siap,” ketimbang menjadi mubazir dan tak produktif, ujanya.
Sementara Kepala Lingkungan Bonto- bontoa, Andi Ibrahim Patta Ewa dan Kep.Kelurahan Bonto-bontoa, berusaha dikonfirmasikan, ichwal motor sampah bak tongkang, tak berhasil lantaran hari libur di hari Kamis(24/12) sekitar jam 14.00, semoga(Nyampa/Omank)

Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *