Maksimalkan pengumpulan zakat, Bupati Launching Gerakan Cinta Zakat

  • Whatsapp

Takalar DR, Di gedung PKK kabupaten takalar baru-baru ini, bupati, H. Syamsari, S.Pt, MM melaunching gerakan cinta zakat yang digelar oleh badan amil zakat nasional kabupaten takalar disertai dengan pembagian baju kepada masing-masing pengumpul zakat untuk setiap desa/kelurahan sekabupaten takalar.

Ustadz Muhammad Aksin Suarso yang menahkodai baznas takalar saat ini menyampaikan bahwa launching tersebut tujuannya menyadarkan masyarakat untuk senantiasa menyalurkan zakatnya ditempat yang resmi seperti di baznas.

“Unit pengumpul zakat (UPZ) mulai dari tingkat desa merupakan garda terdepan untuk mencapai target sebagai kabupaten dengan pengumpul zakat terbanyak.
Selain dikumpulkan, kata Akain, baznas juga bertugas menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan

Sementara itu, bupati takalar,
H. Syamsari, S.Pt, MM menyampaikan bahwa gerakan cinta zakat adalah sebagai upaya pemerintah memaksimalkan zakat di takalar sebagai wujud pelaksanaan pancasila, pada sila pertama.

Namun, yang menjadi catatan bagi pemerintah setiap tahunnya adalah jumlah zakat yang terkumpul masih sedikit ketimbang penduduk yang bisa berzakat. Hal tersebut kata bupati menjadi benang kusut yang harus diuraikan dan dicari jalan keluarnya untuk meningkatkan pengumpulan jumlah zakat

“Dan zakat katanya adalah salah satu kegiatan yang sangat jarang sosialisasinya, yang ada adalah tagihan langsung.
Padahal masyarakat membutuhkan sosialisasi mengenai jumlah besaran zakat yang harus dikeluarkan dan kepada siapa yang harus berzakat

Apa kendalanya mengakibatkan zakat tidal maksimal terkumpul, ini bisa jadi efek dari kurangnya sosialisasi.

Syamsari menilai kalau zakat hanya sebagian kecil dari sistem ekonomi

Untuk memaksimalkan zakat, bupati mendorong baznas untuk bisa bekerjsama sama dengan berbagai pihak untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat, baik itu melalui imam dusun maupun tokoh masyarakat dan tokoh agama secara langsung maupun secara digital.

Perlu semua pihak punya upaya mengintensifkan zakat, apalagi untuk kaum millenial termasuk nantinya pada saat bimbingan pranikah.

Betapa tidak karena akan selalu terjadi pergantian generasi, sehingga kita ingin ada peran serta kaum millenial
Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *