Lurah Tamarunang Kecamatan Somba Opu: Melanggarkah Jika Bersosialisasi Perda Wajib Masker?.

  • Whatsapp

Gowa Topikterkini.id, Ekstra hati-hati memang pejabat tinggi hingga terendah Kepala Dusun/Lingkungan terlebih aparatur sipil negara(ASN) dalam era dan moment pemilihan kepala daerah(pilkada) serentak, 9 Desember 2020 untuk periode 2021-2025 seperti misal, Kab.Gowa yang berhelat calon tunggal versus kotak kosong(koko).

Badan Pengawasa Pemilihan Umum(Bawaslu) Kabupaten dan Kecamatan, Senin(9/11) mengadakan sosialisasi Pengawasan Pilkada dengan mengundang, menghadirkan sejumlah unsur/komponen masyarakat terutama para Lurah se Kecamatan Somba Opu, berlangsung di Cafe Mario Jln.Agussalim, ungkap Kepala Sekretariat(Sekretaris) Panwascam Somba Opu, Syamsuddin, S.Sos, M.Si.
Menanggapi sosialisasi pengawasan Pilkada itu menurut Lurah Tamarunang, H.Muchtar Ninra, M.KP.Adm, sangat baik dan bagus menyegarkan kembali yang mengikuti sosialisasi untuk menjaga dan menghindari tilang, prikik yang beresiko sanksi bagi pelanggar.
Namun dengan adanya aturan yang membatasi pejabat tinggi hingga terendah Kepala Dusun/Kepala Lingkungan muncul pertanyaan,salahkah jika melakukan sosialisasi Peraturan Daerah(Perda), Wajib menggunakan atau memakai masker? Tentu tidak dan sah sah saja.
Menurutnya, Pilkada kepentingan publik, memilih kembali Pemimpin satu periode ke depan tanpa mengarahkan dan tidak boleh menggunakan simbol-simbol dan sosialisasi Perda juga kepentingan publik untuk mencegah penularan pandemi, covid 19.
Bahkan katanya, mengajak dan mengingatkan warga masyarakat, wajib pilih datang ke tempat pemungutan suara(TPS) menggunakan hak pilihnya tanpa melanggar aturan asal jangan dan tidak mengarahkan pilihan di moment, 9 Desember, untuk mensukseskan Pilkada, ujarnya sesaat ngobrol ringan di Kantornya, Selasa sore(10/11),semoga.(Tetta Nyampa/Omank)
Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *