Lurah Rajaya Diduga Mencari Keuntungan Diatas Penderitaan Rakyatnya

  • Whatsapp

TOPIKterkini.id. Untuk pelaksanaan Pemerintahan di Kelurahan, seharusnya tidak ada lagi yang harus dibiayai rakyat. Persoalannya Pemerintah Daerah sudah menyiapkan anggaran melalui APBD mencapai ratusan juta rupiah per tahun untuk membiayai kegiatan

Namun untuk Kelurahan Rajaya Kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan terhadap kegiatan pemerintahan dikabarkan masih berharap dibiayai rakyatnya. Seperti pada kegiatan pengukuran tanah warganya untuk menerbitan SPPT Januari Lalu oleh Lurah Rajaya, Asrul bersama stafnya Zainuddin kemudian diketahui diam diam memanfaatkan warganya mencari keuntungan dengan cara mendatangi satu per satu minta dibayar
Sumber TOPIKterkini mengatakan bahwa besaran permintaan Lurah satu untuk satu petak dipatok Rp200rb dan warga yang memiliki tiga petak tanah, wajib menyerahkan uangnya Rp600rb
Dikatakan sumber bahwa jumlah warga yang menyerahkan uangnya mencapai 100 orang
Celakanya warga karena hingga 27 Juni diketahui kelengkapan penerbitan SPPT belum juga diserahkan kepada pihak yang berkompeten menerbitkan SPPT ( Dinas Pendapatan Daerah ), akibatnya sama saja Luran mengejar keuntungan diatas penderitaan rakyatnya
Lurah Rajaya, Asrul yang berusaha dikonfiasi 27/07 di kantornya, tidak berhasil karena kebetulan saat belum masuk kantor, namun stafnya, Zainuddin yang kebetulan bersama sama melakukan pengukuran saat itu, mengaku melakukan pengukuran seperti disumberkan tetapi warga berasangkutan tidak dijenakan pembayaran sepeserpun, demikian bantahan Zainuddin

Untuk menguji kebenaran bantahan Zainuddin akan diberitakan selanjutnya penjelasan warga

Penulis : Hamzahr Siriwa

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *