Kuasai Proyek Pengerjaan Fisik, Ketua BPD Desa Banyuanyara Disorot Juri Jadi Pemain

  • Whatsapp

TAKALAR – TOPIKTERKINI.ID | Ketua BPD Desa Banyuanyara, Kec. Sanrobone, Kab. Takalar, Sul-Sel, Muh. Hakim Sila, SE.MM mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan publik terutama masyarakat setempat, lantaran dinilai berlaku wasit jadi pemain, menguasai proyek pengerjaan pisik yang didanai Dana Desa (DD) TA-2020 Desa Banyuanyara.

Kepada media ini Sumber mengatakan, bahwa Ketua BPD Desa Banyuanyara, Hakim Sila diduga menguasai pengerjaan proyek pada pekerjaan pisik yang dibiyai dari dana desa TA-2020 seperti pembangunan jalan tani di Dusun Kunjung, pembangunan rehabilitasi Talud di Dusun Tamajannang ditanganinya.

Sumber mengetahui kalau Hakim Sila yang menangani kegiatan pekerjaan proyek Desa tersebut, lantaran Ketua BPD sendiri yang menggaji pekerja tukang pada proyek pengerjaan jalan tani yang di Dusun Kunjung, begitu juga dengan pengerjaan proyek rehabilitasi talud di Dusun Tamajannang material dianganinya  sehingga barbagai kalangan masyarakat menyeroti ada apa dengan Ketua BPD Hakim Sila, sehingga dia yang menggaji tukang tukang pekerja di proyek tersebut.

Masyarakat setempat berpendapat, bahwa seharusnya BPD itu mengawasi mitranya dalam hal pengelolaan dana desa bukan justru BPD yang diawasi yang terlibat menangani pekerjaan pisik itu, sementara Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan TPPj yang dibentuk dijadikan penonton tak dipungsikan, padahal seharusnya dipungsikan menangani kegiatan proyek pekerjaan pisik yang dimaksudkan.

PLT Kepala Desa Banyuanyara, Bohari yang ditemui di ruang kerjanya 9/7/2020, membenarkan kalau Ketua BPDnya yang diberikan kepercayaan untuk menangani pekerjaan pisiknya terutama tenaga pekerja tukang batu, karena dirinya kesulitan mencari orang orang pekerja tukang batu karena dirinya bukan asli yang tinggal di desa Banyuanyara ini akunya.

Namun dirinya selaku PLT Kepala Desa yang bertanggung jawab sepenuhnya  semua hal pekerjaan di desa.

Sementara Ketua BPD Muh. Hakim Sila, yang berusaha ditemui di kantor Desa Tonasa tempat mereka berkantor sebagai PLT Desa 9/7/2020 tidak berhasil salah satu staf yang ditemui menyampaikan Pak Desa Kekantor pajak bersama dengan bendahara.

(Hamzar Siriwa).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *