Korwil Diduga Salurkan Buku Tanpa Koordinasi, Jadi Keluhan Kepsek

  • Whatsapp
Korwil Diduga Salurkan Buku Tanpa Koordinasi, Jadi Keluhan Kepsek

TAKALAR, TOPIKterkini.id – Pengadaan buku bacaan di perpustakaan (Literasi), yang disalurkan di tiap tiap sekolah Dasar di seluruh kecamatan Se-kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, menjadi keluhan para kepala sekolah SD dan SMP.

Sumber yang layak dipercaya kepada Media ini menyebutkan, bahwa penyalur Buku bacaan litarasi adalah pak Irfah yang di ketahuinya tinggal di Minasa upa Makassar,

Lanjut sumber mengatakan, bahwa Pak Irfah bekerja sama dengan mantan Kepala bidang dikdas SD dinas pendidikan Takalar serta Kordinator wilayah (Korwil) Pendidikan dan dilibatkannya juga masing masing ketua K3S di seluruh kecamatan Se-kabupaten Takalar menyalurkan buku Literasi itu dimasing masing Sekolah Dasar di wilayahnya tanpa koordinasi sama para Kepsek.

Para Kepala sekolah mengatakan, bahwa buku literasi itu langsung dibawakan kesekolah tanpa sepengetahuan dan kesepakatan antara semua kepala sekolah. Jadi kita kepala sekolah seakan akan dipaksakan mengambil dan membayarkan buku tersebut. Kata Kepsek yang tidak mau di sebut indentitasnya.

Ada juga kepala sekolah yang minta juga disebutkan namanya, mengatakan harga buku literasi itu dinilainya harganya agak tinggi bila dibandingkan dengan harga tokoh. Seharusnya kita sendiri kepala sekolah yang pergi beli buku sesui kebutuhan di perpustakaan, dan sesui kemampuan dana Bos sekolah masing masing, jelasnya.

Nyaris semua kepala SD di kabupaten Takalar ini mengeluhkan pembayaran buku litarasi yang dinilainya harganya terlalu tinggi dan dipukul rata setiap sekolah diharuskan membayar buku melalui K3S sebesar 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Tanpa membedakan antara sekolah yang banyak terima dana Bos dengan Sekolah yang Kurang dana BOS yang diterimanya.

Menurut sumber, K3S yang menagih di masing masing kepala sekolah tanpa kecuali dan dipukul rata tanpa melihat kemampuan dana sekolah berdasarkan jumlah siswa.

Pihak penyalur buku dan masing masing Korwil pendidikan kecamatan sampai berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

(HAMZAR SIRIWA).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *