Kesehatan Sekda dan Kepala Badan Keuangan, Sudah Tidak Stabil, Bupati Takalar Tunjuk Pelaksana Tugas Harian (PLTH)

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Mengingat kesehatan Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Takalar, sudah tidak stabil lagi sehingga Bupati, H.Syamsari minta isolasi mandiri
Dan untuk memperlancar pelayanan administrasi pemerintahan, pembangunan dan keuangan, keduanya, H.Arsyad dan H.Gazali diganti oleh Bupati, H.Syamsari Kitta dengan Pelaksana Harian masing-masing ; Rahmansyah Lantara (Kepala BKD) sebagai Pelaksana Tugas Harian Sekretaris Daerah dan H.Faisal Sahing (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan) sebagai Pelaksana Tugas Harian Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

H.Gazali diketahui menderita penyakit demam, mengakibatkan sudah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit H.Padjonga Daeng Ngalle sehingga tidak bisa bekerja efektif.
Sementara saat ini menjelang tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daeran (APBD) Perubahan 2020 d

Sedangkan Sekretaris Daerah, H.Arsyad yang pernah divonis terpapar Covid-19 diminta untuk melakukan pemeriksaan  kesehatan secara menyeluruh alias medical check up serta juga isolasi mandiri.

Selain diketahui pernah terpapar virus corona, Arsyad juga memiliki kormobid, penyakit jantung sehingga kondisi  kesehatan Arsyad belum fit sepenuhnya, dikhawatirkan bisa menularkan virus ke Pegawai lain terutama di Sekretariat Daerah

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Takalar, H.Gazali Mahmud, harus melakukan isolasi mandiri karena kondisi kesehatan yang kurang stabil dan terkhusus untuk Sekda, H.Arsyad segerah melakukan medical check up, kata Syamsari, Selasa
15 September 2020.

Pelaksana Tugas Harian untuk keduanya harus segerah menyelesaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2020 dan menyusun  RAPBD Pokok 2021, karena kedua point ini sangat mendesak untuk kepentingan masyarakat, terang mantan Anggota  DPRD Sulsel dua periode

Informasi yang dihimpun Topikterkini.id menyebutkan bahwa umur keduanya sudah melewati ambang batas sebagai ASN tanpa jabatan maka otomatis sudah pensiun

Ketua PWI Takalar yang dimintai pendapatnya Rabu 16/09, Maggarisi Saiyye mengatakan, pilihan Bupati, Syamsari sudah tepat demi memaksimalkan pelayanan (Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *