Kepsek Larang Parkir Dalam Halaman Sekolah, Sepeda Siswanya Dicuri Orang Tak Dikenal

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id -Diduga Larangan keras Kepsek untuk tidak memarkir sepeda siswanya di dalam halaman sekolah, mengakibatkan sepeda salah satu Siswanya dicuri orang yang tidak dikenal, di dalam rumah warga sekitar sekolah.

Ayah Nuralisah selaku korban kecurian, kepada Media ini mengatakan, bahwa Kepsek, Syamsiati setiap hari melarang keras siswanya memarkir kendaraan sepedanya di dalam halaman sekolah, sehingga anaknya memarkir sepedanya di dalam rumah kosong milik warga dg Tompo dekat sekolah.

Hal itu yang digegerkan, bahwa akibat Kepsek SDN Su’rulangi Kel. Bulukunyi Kec. Polongbangkeng Selatan Kab. Takalar SulSel, Syamsiati SPd melarang siswanya memarkir sepedanya di dalam halaman sekolah, membuat celaka salah satu Siswanya, kecurian sepedanya, yang terparkir di dalam rumah warga dekat sekolah.

Sepeda milik Nuralisah siswi yang duduk di bangku kelas IV itu, diduga dicuri oleh orang yang tidak dikenal saat terparkir di dalam rumah Dg Tompo tepatnya pada tanggal 21 November 2020.

Ulah Kepsek, Syamsiati melarang siswanya memarkir kendaraan sepeda siswanya di dalam halaman sekolah, sangat disayangkan oleh banyak pihak, kasihan bagi siswa yang mengalami kecelakaan kecurian seperti yang dialimi oleh Nur Alisah saat ini.

Orang tua korban, Yopi dan Farida dengan rasa cemas mengatakan, bahwa dia membelikan sepeda anaknya, bukan karena kelebihan uang belanja, melainkan jarak rumahnya dengan sekolah terbilang jauh sekitar 2 Km sehingga dia paksakan dengan harapan kelak dikemudian hari anaknya bisa berguna kepada bangsa dan negara juga berbuat shalehah kepada kedua orang tuanya.

Persoalannya Yopi hanya bekerja sebagai tenaga honorer pemadam kebakaran DAMKAR Takalar sedangkan isterinya bekerja hanya stap desa Su’rulangi.

Orang tua korban menyebutkan, bahwa setelah kejadian itu, dia menemui Kepala Sekolah, Syamsiati di rumah kediamannya BTN Bajeng Kecamatan Pattallassang, namun Syamsiati selaku maha guru di sekolah itu, tidak mau bertanggung jawab, atas hilangnya sepeda siswanya itu.

Orang tua murid Farida meminta agar kepala sekolah Samsiati bertanggung jawab dengan kehilangan kecurian sepeda milik anaknya.

Sampai berita ini diterbitkan Kepsek Samsiati belum berhasil ditemui.

Red

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *