Kepala Pertanahan Takalar Setuju Biaya Adminitrasi Rp.250.000 Untuk Pelaksanaan Prona di Desa

oleh -91 views

TAKALAR, TOPIKTERKINI.ID – Kepala desa di takalar yang mendapat jatah proyek nasional agraria (prona), semakin leluasa menetapkan jumlah biaya administrasi pelaksanaan untuk mengeruk rupaih se-banyak-banyaknya.

Alasannya adalah kepala pertanahan takalar, H.Muhammad Naim S.SiT, M.H saat ditemui diruang kerjanya 16/05/2020, tidak keberatan kepala desa menerima hingga Rp250rb dari setiap warga penerima sertipikat prona.

Karena menurutnya yang di biayai negara hanya panitia, sedangkan yang lainnya seperti, patok, materai, transpor, makan minum dan rokok kepala dusun yang ditugaskan mengumpulkan berkas tidak ditanggung negara.

Oleh karena itu wajar saja kalau hanya Rp250rb yang dipungut kepala desa dari warga penerima manfaat, kata Muhammad Naim

Atas toleransi kepala pertanahan Takalar sehingga kepala desa penerima proyek saat ini terbilang semakin mulus memainkan perannya untuk mengumpulkan rupiah

Seperti di desa bontomanai kecamatan mangarabombang dengan jatah prona 2000 bidang Sertifikat tanah, maka bisa menghasilkan
Rp500juta.

Betapa tidak di desa yang dijabat, camat mangarabombang menetapkan biaya administrasi masing-masing Rp250rb per bidang.

Pj kepala desa bontomanai, Mappaturung yang juga camat mangarabombang saat berusaha dikonfirmasi via ponselnya 16/05 tidak berhasil, tetapi sekretaris desa, Herman, mengaku warga penerima manfaat menyetor masing-masing Rp250rp perbidang.

Hamzarh Siriwa

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *