Kepala Desa Lagaruda Dituding se-Wenang wenang kepada warga yang Bukan Pendukungnya

oleh -206 views

TAKALAR – TOPIKTERKINI.ID : Kepala Desa merupakan pembantu bupati sehingga seyogianya berusaha tampil terdepan menjadi contoh yang baik dan mau berbagi sebagian dari penghasilannya, namun yang terjadi justeru sebaliknya, menumpuk harta memperkaya diri, sementara tidak kurang penduduk setempat membutuhkan uluran tangan

Kepala desa yang amanah kata sumber adalah senantiasa berusaha mengeluarkan dari kesulitan yang diderita rakyatnya, bukan justeru bersorak dan bergembira melihat jeritan hati masyarakatnya

Sebagian masyarakat desa lagaruda, mengatakan bahwa Muh.Amin, sama sekali tidak ada nilai positifnya baginya karena pemerintah/pembantu bupati di desa seharusnya tau beretika berkata dia santun bertingkah laku dia sopan

Tetapi yang terjadi selama ini justeru kerap kali kasar-kasar bercampur emosi marah-marah seperti layaknya preman jalanan

Sumber Topikterkini.id mengatakan bahwa Muh.Amin Dg.Maro selama menjadi kepala desa kerap kali menunjukkan perlakuan seperti bukan pembantu Bupati

Karena seorang pembantu bupati kata sumber, wajib berinteraksi dengan masyarakatnya, baik suka lebih-labih dalam keadaan duka, membantu mengeluarkan dari penderitaan yang di alaminya
Tetapi bagi Muh.Amin Dg.Maro, selama diberikan amanah menjadi kepala desa lagaruda kecamatan sanrobone kabupaten takalar sulawesi selatan, tidak mampu mengamalkan amanah dengan baik dan benar, melainkan sampai kini kata sumber belum memahami arti dan hakekat sesungguhnya tugas sebuah pemerintahan

Cerita diatas kata sumber, bukan sebuah omong kosong, tetapi fakta dan realita
seperti diberitakan media ini sebelumnya, seorang nelayan tradisional tinggal dirumah kumuh dan hidup serba kekurangan tetapi selama Muh.Amin Dg.Maro dipercaya menjadi pemimpin di desa berjalan dua periode katanya tidak pernah diberikan bantuan

Alasan nelayan tersebut mengaku tidak mendukung Muh.Amin saat pemilihan kepala desa lagaruda untuk periode kedua kalinya sehingga ia dibenci

Begitu juga warga yang satu, selain tinggal dirumah tak layak, juga sudah sakit-sakitan tak mampu lagi menafkai keluarganya tetapi juga bukan pendukung Muh Amin sehingga mengalami nasib sama dengan nelayan tardisional tak mendapat perhatian pemerintahnya

Sumber lain mengatakan bahwa satu periode pertama Muh.Amin dalam mengemban tugasnya sebagai pembantu bupati, dia se-wenang-wenang, kadang kasar melihat warganya yang tidak mematuhi keinginannya terlebih pada dukungan pilkada
Kalau warganya minta tanda tangan darinya, Muh.Amin kerap kali membuat masyarakatnya seperti pengemis, oleh karena ìtu warga tersebut tidak lagi memilih untuk periode keduanya

Walau bukan pendukung, tetapi warganya berharap Muh Amin bisa memperbaiki pelayanannya tetapi justeru semakin kejam
Bisa dibayangkan kekejamannya terhadap warga yang bukan pendukungnya kata sumber, beberapa pekan lalu Muh.Amin membagikan bantuan asal dana desa tahun anngaran 2020 masing-masing ; 75 unit mesin pompa air kepada petani dan 20 unit mesin kapal ketinting tetapi sampai hati tak membagikan kepada dua warga diatas, Muh.Amin seperti layaknya tak punya rasa sekaligus tak punya hati

Kepala desa lagaruda kepada wartawan baru-baru ini mengatakan, tidak mungkin kepada yang bukan pendukungnya yang didahulukan diberi bantuan tetapi bukan berarti yang bukan pendukungnya akan terus tidak dibagikan
Untuk bantuan berikutnya katanya nanti akan kebagian kepada yang bukan pendukungnya

(Red) bersambung

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *