Kemungkinan Industri Daur Ulang Logam Akan Hadir Di Takalar

  • Whatsapp

TOPIKterkini.id. Seperti dikutip dari UPEKS.CO.ID, diketahui bahwa baru baru ini Bupati Syamsari bersama pihak PT KBN mengunjungi China sebagai upaya untuk lebih menjamin rencana pembangunan proyek berskala Internasional dari sejumlah perusahaan dan investor asing untuk berinvestasi di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Indoenesia.

Kunjungannya keChina adalah meninjau kawasan industri daur ulang logam yang rencananya akan dibangun di Takalar.

Kunjungan Bupati Syamsari ke China bersama tim pengembangan kawasan PT Brikat Nusantara (KBN) Persero baru baru ini adalah merupakan tindak lanjut dari rencana pembangunan kawasan industri di Kecamatan Mangarabombang.

Lokasi yang dikunjungi adalah,
Zhaoqing melihat tempat pengumpulan dan sortir limbah logam (besi) aluminium dan yang lainnya dan Wuzhou melihat pabrik pengolahan limbah logam menjadi mesin dan peralatan lainnya.

Dalam kunjungannya tersebut melihat kawasan industri yang luasnya lebih kurang 2000 Hektar dengan 100 perusahaan disetiap kawasan disambut Owner Winmex Mr. Lou dan pihak Pemerintah setempat Mr. Wang

Industri daur ulang logam tersebut kata Syamsari rencananya akan menjadi salah satu industri yang akan dibangun di Takalar oleh pengusaha China yang tergabung dalam CRMA.

Industri daur ulang logam katanya lagi nantinya akan mengolah bahan baku seperti mobil mobil bekas dan peralatan berbahan logam lainnya seperti besi, aluminium dan
kuningan.

Dikatakan bahwa dikawasan tersebut juga nantinya akan mengolah logam hasil daur ulang menjadi barang layak pakai, semisal mesin dan peralatan mobil, semoga bisa sama di China bahwa dalam kurun waktu 11 tahun perkembangannya terbilang pesat

Syamsari mengatakan bahwa Pemerintah kabupaten Takalara bersama PT. KBN menyiapkan sampai layak untuk menjadi kawasan Industri, lalu kelompok pengusaha akan menjadi penyewa di lahan tersebut, salah satunya yang bersedia adalah kelompok pengusaha Cina yang tergabung dalam CRMA

Adapun tim pengembangan kawasan yang juga turut serta dalam kunjungan tersebut adalah Direktur Pengembangan Kawasan PT KBN R. Ahmad Juanedi,
Business Development PT. KBN Lussi Erniawati dan Ulfa Febrianti Zain, serta perwakilan dari Kementrian BUMN Amirur Royanata Mardjoko

Penulis : Hamsahr Siriwa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *