Kelompok Tani Ternak Penerima Sapi Bantuan, Diduga Kelompok Rekayasa

  • Whatsapp

TOPIKTERKINI.ID – Betapa tidak dengan pernyataan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Takalar saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPRD bulan April lalu, terhadap kedatangan sapi bantuan oleh Dody tidak bertanggung jawab. Alasannya adalah tidak ada koordinasi sebelumnya baik oleh Ketua Kelompok penerima maupun pendamping kelompok
Terbukti bahwasanya kelompok tani Nusa Indah yang menerima bantuan sapi dari Bank Sulselbar, bukan kelompok legal melainkan ilegal, akibatnya bantuan tersebut amblas diluar sasaran

Kuat dugaan kalau Abd.Muin Dg.Nyikko warga Dusun Pattekerang Desa Patani Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan membentuk Kelompok tani setelah 40 ekor sapi bantuan Bank Pembangunan Daerah Sulselbar tiba di pinggir laut Desa Aengtowa Kecamatan Galesong Utara pada bulan pebruari 2018

Lebih lebih lagi setelah TOPIKTERKINI melakukan investigasi hampir kepada sejumlah nama yang tertulis dalam kelompok sebagai penerima, diketahui 6 dari 10 nama yang tercatat masing masing ;
Dg.Liwang, Dg.Ropu, Dg.Ngemba dan Dg.Sutte mengaku tidak ada yang menerima sapi
Sedangkan dua nama lainnya yakni, Jamaluddin Dg.Serang dan Dg.Nakku yang ditemui masing masing dirumahnya 20 Juni baru baru ini di Dusun Pattekerang Desa Patani Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, Dg.Nakku mengaku pernah dipanggil datang ke rumah Abd.Muin, ingin diberikan sapi tetapi saat itu kondisi sapi sudah mau mati jadi Dg.Nakku kembali meninggalkan sapi, akibatnya sapi tersebut tak diketahui mati atau terjual, sedangkan Jamaluddin Dg.Serang melalui isterinya, Rahmatiah Dg.Pajja mengaku tidak pernah kebagian sapi, kecuali Mahasunung Dg.Lau mengaku kebagian 1 ekor
Terkait dengan tanda tangan dalam berita acara serah terima sapi, semuanya berbeda dengan tanda tangan aslinya
Oleh karena itu lebih terang dari yang terang bahwa sapi bantuan hanya dijadikan obyek mengeruk kentungan pribadi oleh, Nurlindah Taco, Abd.Muin Dg.Nyikko dan Ahmad Jais
Demikian juga 5 ekor lainnya yang diterima Nawir di Dusun Aengtowa Desa Aengtowa Kecamatan Galesong Utara Takalar, ikut amblas, menurut Lanti Dg.Tobo ayah Nawir bahwa sapi tersebut di pelihara keluarganya di bilangan jalan Nuri kota makassar.
Untuk membutikan jawabannya benar atau salah akan dilakukan penulusuran

Ironisnya, Ahmad Jais yang berhasil dikonfirmasi TOPIKTERKINI baru baru ini dipesta sunatan anaknya Arsyad Leo di Dusun Soreang Desa Jipang Kecamatan Bantonompo Selatan Kabupaten Gowa mengaku dalam struktur kepengurusan kelompok hanya sebatas pendamping yang diangkat Nurlindah Taco sehingga amblasnya sapi diluar tanggung jawabnya melaikan tanggung jawab Nurlindah Taco, kata Ahmad Jais

Penulis : Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *