Hamsari Aswar Diduga Dikeroyok Hingga Babak Belur, Mobilnya Disita, Sejumlah Pelaku Masih Bebas Berkeliaran (1)

  • Whatsapp

Makassar Topikterkini.id. Jatuh ketimpah tangga lagi, seperti itulah pepata kata yang patut dialamatkan kepada Hamsari Aswar, warga Kota Takalar Sulawesi Selatan
Persoalannya pada sabtu 07 Desember 2019 di kompleks pasar segar boulefard wilayah Polsek Pa’nakukang Makassar sekitar pukul 01.00 wita, Hamsari Aswar dikeroyok di injak injak beberapa orang hingga korban babak belur
Peristiwa main hakim sendiri oleh korban menduga dikomandoi oknum dosen berinisial RB

Usai dikeroyok, ibaratnya abu sayab menyandera korban mengemudikan mobilnya ke rumah pelaku jalan Jati Pengayoman Makassar, selain dengan pengawalan dua orang bersamanya diatas mobil terus mengancam juga beberapa orang mengendarai sepeda motor ikut belakan mobil korban

Untung kamu masih kulihat manusia sehingga saya tidak bunuh kamu, kata korban menirukan penyadera kala itu

Setelah mobil toyota vios miliknya sampai di pekarangan rumah milik yang diduga pelaku jalan jati Pengayoman Makassar, korban diperintahkan pulang jalan kaki ketempatnya semula pasar segar dalam keadaan babak belur

Peristiwa main hakim sendiri pada malam itu juga oleh orang tua korban, Mustafa Dg.Tutu dan Hamsiah Dg.Ratu melaporkan kepada Polsek Pa’nakukang, namun hingga 13/03 para terduga pelaku kata korban masih bebas berkeliaran

Ironisnya setiap orang tua korban ingin mengetahui perkembangan laporannya di Polsek Pa’nakukang, setiap kali juga diperlakukan sama dengan pencuri dibentak dan di maki
Seperti pada senin 09/03 saat bermaksud mengecek perkembangan laporannya sekaligus ingin mengatahui mobilnya diruang penyidik lantai II, Mustafa Dg.Tutu mengaku dibentak bentak

Korban mengaku malam pengeroyokan ia ditunggui diluar tempat parkir mobil pasar segar makassar kemudian sekitar 10 orangnya RB melakukan pengeroyokan hingga korban babak belur, wajah korban luka luka berceceran darah nyaris dipersamakan dengan teroris

Yang diduga pelaku sudah beberapa kali nelepon kepada orang tua korban minta maaf, kata Mustafa
Tetapi sangat disayangkan karena smpai hari ini 11/03 mobil korban masih berada depan polsek Pa ‘nakukang, kata Orang tua korban (Mustafa Dg.Tutu) (Red)

Pihak Polsek Pa’nakkukang, hingga berita ini di publis, belum berhasil di konfirmasi
(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *