H. Bacca Dg. Ngerang Dinilai Serakah Rampas Warisan Adik Kandungnya Sendiri

  • Whatsapp

TAKALAR, PETIRNEWS.INFO – Pasang tanduk berhati batu terbawa keserakahan lupa diri dari segalanya menghalalkan segala macam cara, adalah bukan hal yang langka, tetapi hal yang keseringan terjadi, dilakukan oleh orang yang hilang keseimbangan sehingga serajahi dunianya lupa Tuhan akhiratnya.

Mungkin seperti itulah kelakuan H. Bacca Dg. Ngerang, sehingga dinilai pasang tanduk kekerasan, menyerakahi harta warisan orang tuanya, sehingga dinilai lupa diri begit tega merampas warisan bagian adik kandungnya.

Hj. mairah dg simba (50) Bin Ma’jugara dg. Ganyu, mengaku di rampas hak lahan pemukiman miliknya oleh Saudara kandungnya sendiri H. Bacca dg ngerang (67).

Hj. Simba mengaku sebidang tanah miliknya seluas 4 are atau 400 meter persegi di Dusun Tipacera, Desa Su’rulabgi, Kec. Polongbangkeng Selatan, Kab. Takalar, di sertifikatkan tanpa sepengetahuannya oleh keponakanya anak dari H. Bacca dg. Ngerang, Tajuddin dg. Suro PNS di Dinas Pertanian di bagian umum.

Hj. Simba mengatakan bahwa tanah miliknya itu pembagian dari orang tua kandungnya Majugara dg Ganyu, mereka mengaku sudah ada masing masing pembagian warisannya yang sudah dibagikan sama orang tuanya tersebut, namun saudaranya H. Bacca dg Ngerang serakah merampas tanah kapling warisan adiknya sendiri, yakni milik Hj simba.

Hj simba menyebutkan, kalau lahan pemukiman miliknya sudah dibanguni rumah oleh kemenakanya yakni Tajuddin dg suro PNS itu.

Menurut Hj. Simbah bahwa 4 saudaranya menjadi saksi hudup bahwasanya sebidang tanah kapling itu betul betul miliknya yang merupakan warisan dari orang tuanya.

Berikut saudaranya yang menjadi saksi yaitu :
1.jida dg kuntu alamat pa’jenekan desa surulangi
2.caco dg liwang selamat pa’jenekan, desa Su’rulangi
3.Saalam dg bone alamat paranglabua.
4.majia dg. Losi alamat tipa cera

Sementara diluar dari saudara kandungnya ada juga atas nama Pati dg. Rannu alamat Pa’jenekan desa su’rulangi, juga menjadi seksi kuat bahwa lahan tersebut milik hj Mairah dg. simba.

H. Macca dg. Ngerang yang berusaha dihubungi tidak berhasil sementara Tajuddin dg suro dihubungi berkali telepon selularnya jum’at 22/11/2019 tidak aktif.

(red).

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *