Fakultas Peternakan Unhas- Pemkab Takalar Jajaki Kerjasama Pengembangbiakan Sapi Kembar

  • Whatsapp

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID, Tantangan Bupati Takalar untuk menghasilkan sapi dengan peranakan kembar semakin intens diwujudkan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kabupaten Takalar.

Melalui Focuss Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Takalar baru baru ini, Kepala Dinas Pertanian, Hasbi, S.STP, M.AP bersama tim dari Fakultas Peternakan Unhas yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Hery Sonjaya membahas terkait teknologi pengembangbiakan sapi kembar secara mendalam.

Prof. Hery Sonjaya menyampaikan dua hal terkait pengembangan sapi kembar ini yakni secara genetik dan menggunakan teknologi in vitro embryo pada indukan sapi yang unggul dan bermutu.

Dikatakan bahwa Unhas menawarkan kerjasama program kemitraan kepada Pemerintah Daerah, satu sapi satu KK khususnya program sapi kembar.
Nanti lebih teknis dibicarakan secara rinci terkait kegiatan-kegiatannya, kira-kira apa yang akan dikerjakan untuk menghasilkan sapi kembar
Menurutnya Prof.Hery, pengembangan sapi kembar, bukan merupakan hal baru, tetapi dahulu banyak sapi yang secara genetik mampu menghasilkan anak kembar.

Jika dengan cara inseminasi buatan di lakukan melalui transfer embrionya katanya, dia memiliki embrio in vitro di lab, dan beberapa sudah berhasil, salah satunya ada di Enrekang s
3 ekor

Sementara, Kadis Pertanian, Hasby. S.STP menyampaikan bahwa IPM Takalar yang berada pada posisi dibawah sehingga program satu sapi satu KK merupakan salah satu upaya Pemerintah meningkatkan IPM Takalar dengan cara meningkatkan daya beli masyarakat.

Hingga tahun 2019 total sapi indukan yang dibagi pemerintah kepada keluarga kurang mampu mencapai 3085 ekor sapi dan ditargetkan tahun ini akan terealisasi hingga 6000 ekor.

Olehnya itu, Hasby ingin mendengarkan masukan dari Fakultas Peternakan Unhas tetang metode pengembangbiakkan sapi kembar tersebut
Mungkin ada teknologi untuk menghasilkan sapi kembar untuk menambah populasi sapi di Takalar.

Hal tersebut kata Hasby adalah merupakan tantangan Bupati Takalar untuk menghadirkan sapi kembar

FGD tersebut juga diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Takalar Dr. Irma Andriani, S.Pi, M.Si bersama dengan Kepala Bappeda Takalar Ahmad Rivai

Humas Pemda Takalar / Red

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *