Dukung Takalar Bersih, Bank Sampah Gandeng Puskesmas

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, H.Syamsari terus berupaya menjadikan takalar sebagai kabupaten bersih dan sehat.

Demikian dikatakan saat sosialisasi penanganan masalah sampah yang dilaksanakan UPT puskesmas sanrobone kecamatan sanrobone baru-baru ini.

Sampah katanya adalah masalah urgent yang tidak ada ujungnya, alasannya simple karena sampah diproduksi oleh setiap orang, setiap detik dan setiap menit.
Bagi masyarakat membuang sampah di tempat sampah adalah akhir dari permasalahan sampah, tetapi buat pemerintah adalah awal persoalan yang harus ditangani secara serius karena tentunya menimbulkan dampak yang tidak baik buat kesehatan dan lingkungan

Oleh karena itu bupati mencanangkan zero waste di kabupaten takalar dengan berkolaborasi dengan semua stekeholder termasuk dinas kesehatan dan puskesmas sebagai langkah cepat mewujudkan zero waste (nol sampah).

Oleh karena itu diharapkan agar masyarakat dapat menjaga lingkungan dengan mengolah sampah atau limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dengan mengolah limbah organik seperti sisa makanan, daun-daun, sisa buah menjadi pupuk organik.

Selain itu juga, sangat besar manfaatnya bagi dunia karena dapat mengurangi efek rumah kaca yang mana bisa mengakibatkan lapisan ozom semakin menipis.

Dengan pengolahan limbah rumah tangga yang tepat diharapkan masyarakat mampu membantu pemerintah menangani sampah, jangan terlalu berharap kepada petugas kebersihan semata yang jumlahnya tidak seberapa.

Dengan pengolahan limbah rumah tangga yang tepat dapat membantu perekonomian masyarakat karena otomatis perlahan-lahan dan pasti akan lepas dari penggunaan pupuk kimia yang mana semakin hari semakin mahal dan langka dipasaran

Ditambahkan pengolahan sampah berbasis masyarakat dapat dilakukan dengan pola 3r yaitu reuse, reduce dan recycle dengan harapan sampah dapat bernilai ekonomi dan lingkungan terbebas dari sampah.

“Dengan pengolahan dan pilah sampah dari rumah waste to zero dapat berjalan sebagaimana harapan dari program gematasamara” tutupnya.

Dalam Sosialisasi tersebut diikuti kurang lebih 50 orang terdiri dari kabid kebersihan takalar, perwakilan dinas lingkungan hidup, para kader kebersihan dan masyarakat setempat (Red)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *