Dinilai Kerja Proyek Asal Asalan, Kontraktor Andalan Bupati Tuai Sorotan Tajam

  • Whatsapp

TAKALAR, TOPIKterkini – Betapa sangat mengagetkan dan membuat banyak orang bernganga keheranan, jika sosok kontraktor andalan kepercayaan sang pucuk pimpinan daerah jadi sorotan publik, karena dinilai kerja proyek semberenoan alias asal asalan.

Mungkin seperti itulah ulah kelakuan pihak kontraktor PT. Jennifer Putra Mandiri, selaku kontraktor andalan Bupati Kab. Takalar Sulsel, Samsari Kitta, sehingga mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan, lantaran hasil pekerjaannya dinilai tidak memuaskan alias bobrok.

Kontraktor andalan Bupati itu tertuai sorotan tajam banyak orang, lantaran hasil kerjanya pada proyek pengerjaan peningkatan jalan beton tahap II ruas jalan Bantinoto – Cakura –
Bulukunyi-Barana, Kec. Polongbangkeng Selatan Kab. Takalar Sulsel, dinilai di kerja asal asalan.

Hal itu dapat dibuktikan, lantaran belum cukup satu bulan selesai dikerjakannya, dan sudah nampak pada meretak, menganga berdebuan.

Padahal pihak kontraktor tidak seharusnya bekerja asal asalan, sebab mengingat Proyek peningkatan jalan beton tahap II tersebut yang sumber dananya dari Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 besaran anggaran 18.359.680.000, dari pemerintah Kab. Takalar Dinas pekerjaan Umum, Penataan ruang dan kawasan pemungkiman Bina Marga, apalagi sebagai kontraktor andalan Bupati.

Dua orang Tokoh masyarakat Lingkungan Batumaccing Kel. Bulukunyi kepada Media ini dengan suara lantang mengatakan, bahwa hasil pekerjaan Kontraktor PT. Jennifer Putra Mandiri andalan Bupati Takalar itu, dinilainya tidak berkwalitas alias sangat bobrok.

Kedua Tokoh masyarakat tersebut, yakni Yakub Dg Kawang dan Dg. Nganggo berkoar koar meminta agar dipublikasikan atas ulah kontraktor nakal yang disinyalirnya sengaja bersekongkol denga Konsultan pengawas, mengejar keuntungan lebih besar, sehingga hasil pekerjaannya lari dari harapan pemerintah dan masyarakat (Bobrok).

Selain itu, juga hasil pekerjaan proyek jalan beton yang dinilainya tidak sesui dengan uji laboratorium, sehingga sejumlah masyarakat menduga, kalau pihak kontrak pintar bermain dengan sampel uji laboratorium diperlihatkan dengan bahan material yang dugunakannya sehingga hasilnya sangat jelek.

Warga masyarakat setempat mengeluhkan hasil pekerjaan beton tersebut, lantaran setiap hari berdebu tebal beterbangan mengganggu kesehatan dan sangat mengganggu pengguna jalan terutama pada pengendara roda dua, serta mengetori rumah rumah warga.

Pengawas pekerja yang dikonfirmasi di lokasi proyek saat melakukan pengecoran terakhir mengatakan, bahwa keretakan jalan beton yang mengakibatkan berdebuan, disebabkan karena cuaca panas. Katanya.

Sekaitan hal itu, Camat Polongbangkeng Selatan, Baharuddin S. Sos, M. Si, ketika ditemui dan dimintai tanggapannya, Dia hanya berharap, agar kontraktor PT. Jennifer Putra Mandiri, bertanggung jawab memperbaiki kembali pekerjaan pengecoran beton yang rusak itu, supaya tidak lagi menjadi keluhan masyarakat karena berdebuan.

“Saya berharap agar pihak kontraktor PT Jennifer bertanggungjawab segera melakukan perbaikan pada jalan beton yang rusak itu supaya masyarakat setempat juga sudah tidak pada mengeluh lagi karena pada berdebuan rumah rumah mereka”. Harap, Camat Polsel. (3/8/2019).

(Hamzar Siriwa).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *