Dinas PU Diduga Sekongkol Dengan Kontraktor

  • Whatsapp

TOPIKterkini.id. Setahun sudah pekerjaan peningkatan jalan betonisasi ruas Bantinoto-Cakura di kelurahan Bulukunyi Kecamatan polsel Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.

Proyek yang di kerjakan PT Jenifer Utama Mandiri dengan nomor kontrak 94/KTR-DAK/DPU.PRKP-BM/VII/2017 dengan nilai anggaran Rp 10.160.040.000 yang bersumber dari Alokasi Khusus(DAK) tahun 2018 di kerjakan asal jadi.

Peningkatan Jalan Beton tersebut yang dibiayai dari uang rakyat diharapkan dapat bermanfaat secara maksimal, Namun belum cukup setahun sudah terbongkar.

PT.Jenifer Utama Mandiri sebagai pelaksana proyek mengerjakan peningkatan jalan beton pada tiga ruas jalan ini yaitu, Ruas Bantinoto-Cakura Kecamatan Polsel, ruas Tepo’-Cikoang Kecamatan Mangarabombang dan Ruas jalan Mappajalling Daeng Kawang Kecamatan Pattalassang mengabaikan tanggungjawabnya. Itu bisa dibuktikan seperti yang nampak kerusakan disepanjang jalan beton Ruas Bantinoto-Cakura di Kelurahan Bulukunyi Kecamatan Polsel Kabupaten Takalar.

Kondisi tersebut sudah sangat menyimpan apa yamg di harapkan masyarakat Takalar, kuat dugaan proyek tersebut syarat unsur korupsinya.
proyek tersebut hampir pasti dikerjakan tidak sesuai dengan petunjuk tekhnis (juknis).

Ada beberapa item pengerjaan yang rusak seperti pemasangan talud sudah banyak rubuh dan terbongkar.

Selain talud yang sudah terbongkar cor beton jalan sudah banyak retak retak dan terkelupas. Dan dikawatirkan kondisi ketika memasuki musim hujan akan lebih parah. Demian masyarakat setempat kepada TOPIKterkini kampung Bulukunyi.

Permasalahan ini, masyarakat sudah berulang kali di sampaikan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Takalar Bina Marga sebagai lening sektor tidak pernah menanggapi.

Menurut masyaralat setempat yang tidak ingin namanya dimediakan, mengatakan sejak masih berjalan pengerjaan kami sudah sampaikan bahwa kalau cara kerja yang seperti ini tidak akan bisa bertahan lama.
Kerusakan tersebut masih terbengkalai sampai sekarang tak pernah di perbaiki dan dibiarkan begitu saja. Hingga sampai masa pemeliharaan enam bulan sudah lewat tidak pernah ada perhatian pihak PU.

Saat mau di komfirmasi Wartawan TOPIKterkini 3/7/2019. Kepala Bidang Bina Marga, Asraruddin Rukka tidak ada diruangannya,salah satu stafnya mengatakan pak kabid lagi keluar, tadi adaji, mungkin ada tugas luar pak.

proyek yang di kerjakan oleh PT.Jenifer Utama Mandiri dengan nomor kontrak 94/KTR-DAK/DPU.PRKP-BM/VII/2017 dengan nilai Rp 10.160.040.000 sumber dana alokasi khusus(DAK).
PT.Jenifer Utama Mandiri mengerjakan peningkatan jalan beton dengan tiga ruas yaitu, ruas Bantinoto-Cakura kecamatan polsel,ruas Tepo-Cikoang kecamatan mangarabombang dan ruas jln Mappajalling Daeng Kawang kecamatan pattalassang.
namun pengerjaan peningkatan jalan beton ruas Bantinoto-Cakura yang terletak di kelurahan Bulukunyi Kecamatan Polsel Kabupaten Takalar sudah selasai namun kondisi proyek sangat di luar harapan masyarakat di duga ada syarat unsur korupsinya.
proyek tersebut di kerja asal selesai tidak di kerjakan dengan petunjuk tekhnis (juknis) ada beberapa item pengerjaan yang rusak seperti pemasangan Talud sudah banyak rusak terbongkar dan lonsor dan juga pengerjaan jalan beton sudah banyak retak retak dan terkelupas, kondisi ini sudah berulang kali di sampaikan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar terutama petugas tim (PHO) Bina Marga.
namun sampai sekarang kerusakan proyek tersebut masih terbengkalai tak pernah di perbaiki di biarkan begitu saja pada hal masa pemeliharaan enam bulan sudah lewat ,ada dugaan pihak Dinas Pekerjaan Umum main mata dengan kontraktor.
saat mau di komfirmasi oleh wartawan media ini, 3/7/2019. Kepala Bidang Bina Marga, Asraruddin Rukka tidak ada diruangannya,salah satu stafnya mengatakan pak kabid tadi adaji baru aja dia keluar.
Asraruddin dihubungin nomor ponselnya berulang kali tidak aktif.
Abd Wahab selaku pejabat pembuat komitmen (PPK)pada proyek tersebut saat di komfirmasi melalui nomor ponselnya tak menjawab nomornya aktif tapi tidak di angkat

Penulis : Muh.Rusli Ronrong

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *