Diduga Potong Gaji Guru Honorer Lebih Banyak, Kepsek SDN 134 Inp. Su’rulangi Dinilai Tega.

  • Whatsapp

TAKALAR, TOPIKTERKINI.ID–Sebanyak 4 orang tenaga guru honorer di SDN No. 145 Su’rulangi Kec. Polongbangkeng Selatan Kab. Takalar Sul-Sel, diduga gajinya dipotong oleh Kepsek, Syamsiati. S.Pd, lebih banyak ketimbang dengan yang diberikan honorernya.

Karena gaji honorer disinyalir dipotong lebih banyak, maka Kepsek Syamsiati dinilai tega mengambil hak guru honorernya yang gajinya tidak seberapa, diharapkannya setiap bulan atau setiap pencairan dana BOS.

Kepada Media ini Sumber mengatakan, bahwa masing masing gaji guru honor di SDN No 134 Inp. Su’rulangi diteransfer masuk ke masing-masing rekening pribadinya selama 4 bulan dari bulan mei sampai dengan Aguatus 2020 dengan jumlah gaji kepada guru honor berpariasi, 3 orang honor gajinya masuk di rekening pribadinya 2,8 juta, sementara operator 1,5jt dan guru Agama 800 ribu rupiah.

Informasi menyebutkan, bahwa semua gaji guru honorer dipotong oleh Kepsek dengan berpariasi, seperti 3 guru honorer yang menerima gaji lewat rekening pribadinya 2,8 juta satu orang diabtaranya hanya diberikan 500 ribuh rupiah saja, 2,3 juta diduga diambil oleh Kepsek, sementara 2 orang guru honorer yang pegan kelas hanya masing -masing di berikan 1 juta saja 1.8 juta per orang itu di ambil oleh kepala sekolahnya lain lagi dengan guru Agama masuk di rekeningnya 800 ribu rupiah yang di berikan hanya 600 ribu saja, jelas sumber.

Sekaitan dengan itu, salah satu guru honorer yang dihubungi via ponselnya 27/8/2020 membenarkan mengaku gajinya yang masuk di rekening pribadinya di Bank Sulselbar sebesar 2,8 juta, namun lebih besar di ambil oleh kepala sekolahnya dengan yang diberikannya hanya 500 ribu saja.

Menurutnya, alasan Kepsek katanya gajinya dipotong karena Kepsek mau pake untuk biaya salam salaman dan diberikan juga sama tenaga sukarela lainya. Ucap nya.

Kepsek Syamsiati, S.Pd yang dihubungi lewat via ponsel 27/8/2020, membatah dirinya tidak memotong gaji honorernya tersebut, kepsek syamsianti mengaku dana tersebut sengaja diselipkan masuk di rekening pribadi semua tenaga guru honornya untuk dipakai membayar bujan, Sekurity dan biaya pembeli baju seragam anak didiknya serta biaya lainya.

karena di aplikasi baru sudah tidak ada honor kepala sekolah, bendahara, bujang dan Sekurity olehnya itu dana tersebut diselipkan jumlah besar masuk di rekening masing masing guru hinorernya. ucap Kepsek

Lanjut Kepsek menyampaikan bahwa untung saja guru honornya atas nama Bulan diberikan gaji sebesar 500 ribuh karena orangnya yang paling malas nasuk mengajar, sebenarnya kata Kepsek 150 ribu saja tidak pantas diberikan karena jam mengajarnya hanya 2 jam permingggu karena di sekolahnya 2 guru mulob hanya kebijakan saya sendiri sehingga diberikan 500 rubu kata kepsek dengan kesalnya.

(red)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *