Diduga Palsukan tanda tangan guru, Kepsek di takalar terancam di Polisikan

  • Whatsapp

TAKALAR, TOPIKTERKINI.ID |Terkait pengusulan berkas guru Sertifikasi, Kepsek SDN No. 214 Inp. Pangkajene Desa Pakabba Kec. Galesong Utara Kab. Takalar Sulsel, Nursyamsi S.Pd diduga melakukan pemalsuan tanda tangan pada berkas milik salah satu guru bawahannya.

Hal itu patut diduga jelas, seiring dengan adanya rekan guru bawahannya yang datang di Warkop Alun alun pada 15 September 2020 dan bercerita di hadapan rekan Media bahwa selama ini dia sebagai guru merasa selalu dipersulit oleh Kepseknya, terkait Penandatanganan kelengkapan berkas untuk sertifikasi guru miliknya.

Kepada rekan Media, Johra berucap bahwa berkas pengurusan sertifikasi itu tidak ingin diberikan oleh kepala sekolahnya Nursyamsi, S. Pd, walau berkali kali meminta, namun kepseknya tetap tidak mau memberikannya, sehingga akhirnya dirinya langsung ke Dinas Pendidikan Takalar meminta berkas itu dan ternyata berkas tersebut sudah di tandatangani oleh Kepseknya, padahal menurut Johra seharusnya dia harus bertandatangan karena namanya yang tertulis di berkas tersebut.

Hal itu yang membuat Johra kuwatir, jangan jangan berkas yang ditandatangan palsu oleh Kepseknya itu, ada masalah yang tidak valid dengan datanya sehingga gagal untuk cair sertifikasinya.

Olehnya itu dirinya sangat keberatan dan akan melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib

Kepala Nursyamsi, S. Pd, saat di konfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa dirinya sebagai kepala sekolah jelas menandatangani usulan pengajuan sertifikasi para gurunya,

“Tetapi saya menandatangani usulan itu bukan untuk saya salah gunakan, saya hanya membantu mempercepat pengusulannya jadi kalau di Tuding memalsukan saya keberatan.”ujarnya.

Menurutnya yang ditandatanganinya adalah lampiran Rekapitulasi Pembelajaran Johra.

Lanjut Johra dengan tegas mengatakan kami tetap keberatan dan menuding Kepsek memalsukan tanda tangannya

“Saya siap pertanggung jawabkan ucapan saya, Itu saya tidak terima walaupun dengan alasan membantu saya” Demikian di sampaikan Johra di salah satu warung kopi. Jumat,25/9/20.

Hamzar Siriwa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *