Diduga Kejar Untung, Pelatihan P3MD Disinyalir Tidak Dilaksanakan Maksimal

  • Whatsapp

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID- Pelatihan pemberdayaan masyarakat dan kader Desa Patani, Kec. Mapalasungguh, Kab. Takalar, Sul-Sel, diduga sengaja tidak dilaksanakan secara maksimal, sehingga pelaksana kegiatan tersebut, disinyalir sengaja manfaatkan mencari keuntungan di dalamnya.

Sumber kepada Media ini mengatakan, pelatihan itu dilaksanakan di Teras Kita Hotel Jln Pettarani Makassar pada tanggal 19-21 Februari 2021 dengan sumber anggaranya dari dana desa tahun 2021 senilai 50 jt.

Namun kata sumber, pelatihan hanya dilaksanakan satu hari saja sementara anggaran pelatihan itu sebesar 50jt diperuntukan selama tiga hari sesuai yang terlukiskan di spanduk yang dimulai dari tanggal 19-21 Februaru 2021.

Olehnya Kuat dugaan kata sumber, anggaran pelatihan yang dua malam tidak dilaksanakan, disinyalir dana anggarannya diambil oleh pelaksana kegiatan sumber menyampaikan bahwa pelaksana kegiatan kegiatan itu bendahara Desa bersama dengan pendamping Desa Patani ucap sumber.

Sumber menkalkulasi biaya kegiatan pelatihan yang hanya diikuti 25 peserta saja dan diberikan taranspor 150 rb perorang, maka total dana transpor hanya 3.750.000, sewa kamar hotel hanya 7 kamar dengan harga 500.000 perkamar per satu malam total sewa kamar keseluruhan 3.500.000 tambah biaya pemateri sama ATK dan biaya lainya sumber menghitungnya biaya yang dikeluarkan hanya kurang lebih 10 juta saja dari anggaran pelatihan 50 jt, maka diduga ada kurang lebih 40 jt di kantongi pelaksana kegiatan kegiatan. Ucap sumber.

Bendahara Desa Patani, Nurshinta Rahmat ketika dihubungi ponselnya, membenarkan adanya kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat dan kader dengan besar anggarannya 50jt, namum pelaksana kegiatan bukan dirinya tapi yang melaksanakan kegiatan pelatihan tersebut, adalah Kaur pemberdayaan yang merupakan bidangnya. Ucapnya.

Dikatakannya juga bahwa dirinya hanya PPKD selaku bendahara Desa yang tugasnya mencairkan dana saja bukan pelaksana kegiatan sekaitan dengan kegiatan pelatihan dilaksanakan sesuai yang tertulis di spanduk dilaksanakan selama 3 hari mulai 19-21 Februari 2021

Mengenai besar biaya-biaya yang digunakan dalam kegiatan pelatihan dikatakannya, dia belum menerima invoice dari pihak hotel dan juga belum diperiksa oleh inpestorat. Jelasnya.

Hamzar Siriwa.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *