Dianggap sebuah penghinaan, Suami Sahriani laporkan Pemotongan Gaji Honorer SD Su’rulangi ke Polisi

  • Whatsapp
Dianggap sebuah penghinaan, Suami Sahriani laporkan Pemotongan Gaji Honorer SD Su'rulangi ke Polisi

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR : Kepala SDN Su’rulangi Kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, SYAMSIANTI beberapa hari lalu diketahui melakukan pemotongan gaji Guru honorer (SAHRIANI) di SDN tempatnya menjadi Kepala Sekolah

Seperti diberitakan media ini sebelumnya bahwa SAHRIANI usai menarik gaji dari Rekening pribadinya Rp.2.800.000,- di Bank Pembangunan Daerah (BBD) Sulselbar Cabang Takalar beberapa hari lalu kemudian ditempat itu juga, Rp.2.300.000,- diambil Kepala SDN Su’rulangi, SYAMSIANTI

Dianggap sebuah penghinaan, Suami Sahriani laporkan Pemotongan Gaji Honorer SD Su'rulangi ke PolisiAtas pemotongan gaji tersebut, Sabullah (Suami SAHRIANI) di Sekretariat PWI Takalar beberapa hari lalu mengatakan dirinya menganggap bahwa hal tersebut adalah sebuah penghinaan dan membuat dirinya merasa keberatan sehingga pada hari itu dia mengatakan akan melaporkan hal tersebut ke Polisi

Perkataan mereka bukan sebatas kata-kata atau bukan hanya janji tetapi sudah dibuktikan pada hari Selasa 08/09, Sabullah sudah menyerahkan laporannya ke pihak Polres Takalar

Kepala SDN Su’rulangi, Syamsianti saat dikonfirmasi seperti diberitakan sebelumnya membantah mengambil gaji guru honor

Uang di rekening guru honorer katanya sengaja diselipkan kepada semua guru honorernya untuk digunakan membeli baju seragam Rp.1 juta membayar gaji  security dan bujang sekolah Rp.1 juta serta gaji guru sukarela Rp.300 rb dan biaya-biaya lainnya.

Karena gaji bujang sekolah, security dan honor Kepala Sekolah tidak ada lagi di aplikasi Dana BOS yang baru sekaligus Dana pendidikan gratis juga sudah di tiadakan sehingga uang tersebut ditaktisi di transfer kerekening guru honorer yang terdaftar di DAPODIK

Tetapi itupun bukan keinginan pribadi Kepala Sekolah melainkan perintah pihak Dinas Pendidikan melalui rapat, jelas kepsek syamsianti.

Koordinator pendidikan wilayah Kecamatan Polombamgkeng Selatan, Ahmad Nyarrang yang di konfirmasi via ponselnya seperti diberitakan sebelumnya mengaku tidak mau mencampuri urusan orang lain

Biarkan dia yang menyelesaikan urusannya, katanya

Namun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Drs. Irwan yang di mintai sikapnya diruang kerjanya jumat baru-baru ini mengaku tidak ada toleransi kepada siapa saja yang dengan sengaja melanggar ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku termasuk persoalan di SD Su’rulangi, Irwan tidak toleransi

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *